Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Barru dan Bappenas Bahas Proyek Irigasi dan SDA


Jakarta (wartamerdeka.info) - Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, SH. M.Si, melaksanakan audiensi strategis di Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, dalam rangka menyampaikan proposal proyek kegiatan pembangunan untuk Kabupaten Barru. 

Pertemuan konsultasi tersebut diterima langsung oleh Direktur Sumber Daya Air, Dr. Mohammad Irfan Saleh, ST, MPP, PhD, beserta jajaran di Kantor Bappenas, Rabu (25/6/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati A. Ina menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur irigasi sebagai salah satu program prioritas daerah, terutama dalam mendukung peningkatan produksi pertanian dan ketahanan pangan.


“Alhamdulillah, saya ke Bappenas untuk menyampaikan proposal proyek kegiatan pembangunan untuk Kabupaten Barru, dan diterima sangat baik oleh Direktur Sumber Daya Air beserta staf", katanya. 

Andi Ina mengatakan pertemuan konsultasi ini InsyaAllah akan menjadi awal yang baik agar berbagai hal, utamanya pembangunan irigasi yang menjadi kewenangan kabupaten, dapat pelan-pelan teratasi. 

Bupati perempuan ini menambahkan bahwa program pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani, khususnya dalam mendorong target panen padi hingga tiga kali dalam setahun.

“Harapan kita, produksi padi meningkat, dan petani Barru bisa menikmati panen padi tiga kali dalam setahun. Begitu pula program lainnya terkait infrastruktur, alhamdulillah juga mendapatkan respon positif untuk penanganannya", lanjutnya.

Dirinya juga berharap pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Barru.(syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama