Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Suara dari Timur Memenuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat


Yogyakarta (wartamerdeka.info) - Di antara riuh dinamika pembangunan dan tantangan daerah yang kian kompleks, hadir sosok pemimpin perempuan dari Sulawesi Selatan yang terus menunjukkan komitmennya terhadap isu-isu dasar masyarakat. 

Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., Bupati Barru, resmi dikukuhkan sebagai pengurus Asosiasi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) dalam pertemuan nasional yang digelar di Hotel Aryana, Yogyakarta, Jumat (26/7/2025).

Bukan sekadar penunjukan formal, keterlibatan Andi Ina dalam jajaran kepengurusan AKKOPSI menyimpan makna mendalam. 

Andi Ina menjadi satu-satunya kepala daerah dari Provinsi Sulawesi Selatan yang dipercaya bergabung bersama 17 kepala daerah se-Indonesia lainnya untuk memimpin gerakan nasional yang peduli terhadap isu sanitasi, air bersih, dan kesehatan masyarakat.


“Saya merasa terhormat, tetapi lebih dari itu, ini adalah amanah. Amanah untuk membawa suara masyarakat Barru, dan daerah-daerah lain di Indonesia Timur, agar kebutuhan dasar mereka tak lagi menjadi hal yang tertinggal,” ucap Bupati Andi Ina dengan mata yang berbinar namun penuh kesungguhan.

Bagi masyarakat di banyak daerah, persoalan sanitasi sering kali dianggap hal biasa. Padahal, di balik akses ke air bersih dan toilet layak, tersimpan hak asasi manusia, hak atas hidup sehat, hak anak-anak untuk tumbuh tanpa ancaman penyakit, hak perempuan untuk merasa aman dan nyaman di lingkungannya.

Bupati Andi Ina memahami itu. Ia lahir dan besar di tengah masyarakat pesisir yang tahu betul pentingnya air bersih dan lingkungan sehat. Maka tak heran jika sejak awal kepemimpinannya, isu sanitasi, stunting, dan perilaku hidup bersih menjadi perhatian seriusnya.

Melalui keanggotaannya di AKKOPSI, Bupati perempuan pertama di Barru ini bertekad menjadikan isu sanitasi tidak hanya sebagai program teknis, tapi sebagai gerakan kemanusiaan. 

“Ini tentang hajat hidup orang banyak. Tentang ibu-ibu yang harus berjalan jauh mencari air bersih. Tentang anak-anak yang harus sehat untuk bisa belajar. Tentang bagaimana pemerintah hadir di tempat yang paling sunyi dan sederhana", ungkapnya.

AKKOPSI sendiri adalah forum lintas daerah yang digagas untuk mendorong percepatan peningkatan akses sanitasi aman dan layanan air minum layak.

Dipimpin oleh Bupati Bandung, Dr. H. M. Dadang Supriyatna, S.I.P., M.Si., organisasi ini menjadi ruang kolaboratif bagi kepala daerah untuk saling belajar dan menyusun strategi bersama, demi kualitas hidup yang lebih baik bagi rakyat.

Pengukuhan pengurus yang berlangsung hangat dan penuh semangat ini bukan hanya menandai awal tugas formal, tetapi juga menghidupkan harapan baru, bahwa isu-isu yang selama ini dianggap sepele bisa menjadi prioritas utama, bila ada komitmen dan ketulusan dari pemimpinnya.

Kini, dari tanah Barru yang sederhana, suara itu menggema hingga ke forum nasional. Dan dengan tangan terbuka, Bupati Andi Ina mengajak seluruh pihak untuk bergandengan tangan. Bukan hanya demi angka-angka statistik sanitasi, tapi demi martabat dan masa depan masyarakatnya. (syam)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...