Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Tambahan Kamar VIP RSUD Lapatarai Barru Siap Difungsikan


Barru (wartamerdeka.info) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lapatarai Barru terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya dengan menghadirkan tambahan kamar VIP yang kini siap difungsikan. 

Kamar ini dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan lebih bagi pasien dan keluarga, dengan berbagai fasilitas  yang mendukung proses pemulihan. 

"Kamar VIP ini dilengkapi dengan tempat tidur elektrik, sofa tamu, lemari pendingin (kulkas), pengatur suhu ruangan (AC), Smart TV, serta fasilitas lainnya yang menunjang kenyamanan pasien", sebut dr. Suriadi Nurdin, Plt Dirut RSUD Barru,  Senin 30/6/2025.


Selain itu katanya, privasi juga diperhatikan dengan adanya tirai pemisah dan ruang yang cukup luas.

"Insya Allah dalam waktu singkat tambahan kamar VIP akan diresmikan pemanfaatannya oleh Bupati Barru", jelas dokter Suriadi. 

Penambahan Kamar VIP  ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Barru melalui manajemen RSUD Lapatarai dalam memberikan pelayanan kesehatan yang ramah, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. 

Diharapkan, kehadiran kamar VIP ini dapat menjadi pilihan bagi pasien yang menginginkan layanan premium tanpa harus keluar dari Kabupaten Barru.

Selain Kamar VIP, pihak RSUD juga kini tengah menggenjot pemenuhan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang dijadwalkan akhir tahun ini mencapai 60% dari  jumlah Tempat Tidur (TT) sesuai sesuai mandat Permenkes dan arahan Bupati Barru. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama