Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Toreh Prestasi Lingkungan Nasional, Penghargaan KMS-PE untuk Barru


Makassar (wartamerdeka.info) - Pemerintah Kabupaten Barru kembali mencatatkan prestasi membanggakan di level nasional. Dalam ajang bergengsi Green Leadership Forum (GLF) II Sulawesi Selatan, yang digelar di Hotel Fourpoints Makassar, Selasa (29/07/2025), 

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, SH., M.Si., didampingi Wakil Bupati  Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M. Si menerima penghargaan dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pendanaan Ekologis (KMS-PE).

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Country Representative The Asia Foundation (TAF) Indonesia, Hana Satrio, dan disaksikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Barru dalam menerapkan Kebijakan Ecological Fiscal Transfer (EFT) dan IAD Perhutanan Sosial, khususnya dalam kategori Penerapan Insentif Fiskal Berbasis Kinerja.


Pengakuan ini menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Barru dalam melindungi dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup melalui pendekatan insentif fiskal yang berbasis pada pencapaian kinerja lingkungan. 

Barru menjadi salah satu daerah yang dinilai konsisten dalam mendorong transformasi menuju pembangunan hijau, inklusif, dan rendah karbon.

"Penghargaan ini adalah wujud nyata bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan. Sebaliknya, lingkungan harus menjadi pijakan utama dalam merancang masa depan yang berkelanjutan," tegas Bupati Andi Ina usai menerima penghargaan.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan komitmennya untuk terus menjadikan isu lingkungan sebagai agenda prioritas pembangunan daerah.

"Dengan komitmen ini, saya bertekad untuk terus memprioritaskan pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan melestarikan sumber daya alam di Kabupaten Barru," ujarnya.

Kegiatan GLF II Sulawesi Selatan ini merupakan wadah kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulsel, Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO), PINUS Sulsel, dan TAF Indonesia. Forum ini dihadiri oleh para kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan sebagai bagian dari upaya memperkuat komitmen kolektif membangun Sulsel yang lebih hijau, adil, dan berkelanjutan.

Penghargaan yang diraih oleh Kabupaten Barru menjadi salah satu sorotan dalam forum ini, karena menunjukkan implementasi nyata kebijakan lingkungan yang bukan hanya bersifat administratif, tetapi berdampak langsung pada tata kelola hutan, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat melalui perhutanan sosial.

Dengan penghargaan ini, Barru tidak hanya mendapat pengakuan, tapi juga memikul tanggung jawab yang lebih besar sebagai teladan dalam kepemimpinan hijau di Sulawesi Selatan. Langkah ini menjadi bagian penting dari gerakan nasional untuk menjadikan pembangunan berkelanjutan sebagai arus utama kebijakan di seluruh daerah di Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Jufri Rahman, Direktur Eksekutif PATTIRO Fitriah Muslih, serta sejumlah mitra pembangunan dan organisasi masyarakat sipil yang terlibat dalam program ekologis.(syam)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...