Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Sidak Sekolah, Toilet Harusnya Bersih, Pelapon Bisa Diperbaiki Bersama


Barru (wartamerdeka.info)- Usai meresmikan Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel di Desa Harapan, Kecamatan Tanete Riaja, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, SH, M.Si., melanjutkan kunjungannya dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SDN 100 Barru di Tompo Lemo-Lemo Desa Harapan, Jumat (1/8/2025).

Langkah spontan itu menunjukkan kepedulian kepala daerah terhadap kondisi sekolah di pelosok. Salah satu yang disorot adalah kondisi ruang kelas dan kebersihan toilet sekolah yang dinilai kurang terawat. 

Pelapon ruang kelas tampak berlubang, sedangkan toilet tampak kotor dan tak nyaman digunakan.


“Kalau kerusakannya kecil seperti ini, mestinya bisa ditangani oleh pihak sekolah dan komite, bersama-sama masyarakat. Tidak semua harus menunggu dari Dinas Pendidikan,” ujar Bupati.

Bupati yang turut didampingi Kepala Desa Harapan Zakaria, berharap ada gerakan kolektif dari warga, kepala sekolah, guru, komite, dan orang tua murid untuk menangani hal-hal dasar seperti kebersihan dan perbaikan ringan.

Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah secara rutin. Suasana belajar yang sehat dan bersih akan mendorong semangat anak-anak untuk datang ke sekolah dan belajar dengan nyaman.

“Jangan biarkan kerusakan kecil jadi alasan untuk tidak bertindak. Sekolah itu tempat harapan tumbuh. Mari rawat bersama,” tambahnya.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa membangun daerah tak hanya soal infrastruktur besar seperti menara sinyal, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar dan lingkungan belajar anak-anak.(syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama