Hai itu disampaikan saat membuka Workshop Hari Ibu, Merangkai Buket Bunga dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-97 Tingkat Kabupaten Barru yang dilaksanakan Ikatan Pengusaha Muslimah (IPEMI) Kota Makassar kerjasama TP. PKK dan Dekranasda Barru, di Baruga Pettu AdaE, Lantai VI Menara MPP Kantor Bupati Barru, Rabu (25/12/2025).
"Sinergi antara kepala daerah dan Tim Penggerak PKK merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah", katanya.
Bupati Barru juga menguraikan bahwa perempuan memiliki peran ganda yang sangat penting, yakni sebagai pendamping suami dan ibu dalam keluarga, sekaligus sebagai mitra strategis dalam ruang publik dan pemerintahan.
“Ibu-ibu boleh berkiprah di ruang publik, berkarier, dan berkarya, namun tetap tidak melupakan kodrat sebagai ibu dan istri,” ujar Bupati Barru.
Secara khusus, Bupati Barru mengingatkan kepada perempuan, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan, agar tetap menjalankan tanggung jawab profesional sekaligus menjaga keharmonisan rumah tangga. Ia menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam kehidupan sosial.
Lebih lanjut, Bupati Barru mengajak seluruh perempuan untuk saling mendukung dan menguatkan satu sama lain, serta tidak saling menjatuhkan dalam berbagai peran dan tantangan kehidupan.
“Jika perempuan bersatu dan saling mendukung, maka perempuan akan menjadi kekuatan besar dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Barru juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini, di antaranya IPEMI Provinsi Sulawesi Selatan, IPEMI Kota Makassar, TP PKK Kabupaten Barru, Dharma Wanita Persatuan, Ikatan Keluarga DPRD Kabupaten Barru, serta TP PKK Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-Kabupaten Barru.
Menutup sambutannya, Bupati Barru mengajak seluruh peserta untuk terus bersyukur, berbahagia, serta memaknai setiap peran yang dijalani perempuan sebagai bentuk ibadah dan pengabdian.
Sementara itu, Ketua Panitia Dr. Airin Nizar dalam laporannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ibu Nasional Tahun 2025. Ia menjelaskan bahwa pemilihan tema merangkai buket bunga memiliki makna filosofis yang mendalam.
“Bagi IPEMI, perempuan ibarat bunga. Ia indah dipandang, namun harus memiliki akar yang kuat untuk menopang kehidupan keluarga. Itulah sebabnya workshop merangkai buket bunga ini kami selenggarakan,” ungkapnya.
Sebagai organisasi pengusaha muslimah, lanjut Airin, IPEMI berkomitmen agar peringatan Hari Ibu tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa keterampilan yang bernilai ekonomi.
“Kami berharap setelah mengikuti workshop ini, ibu-ibu tidak hanya membawa pulang bunga, tetapi juga membawa pulang ide bisnis baru yang insya Allah dapat menambah penghasilan keluarga,” harapnya.
Ia menegaskan bahwa IPEMI tidak hanya bergerak di bidang usaha, tetapi juga fokus pada pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan. Menutup laporannya, Airin menyampaikan terima kasih kepada Ketua TP PKK Kabupaten Barru dan Bupati Barru atas dukungan dan fasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan.
Workshop ini menghadirkan mentor Annisa Tyas Palupi, Owner Ratu Floris Makassar, dan diikuti oleh sekitar 120 peserta yang terdiri dari utusan IPEMI Kota Makassar, Pengurus TP PKK Kabupaten Barru, TP PKK Kecamatan dan Desa/Kelurahan, serta Dekranasda Kabupaten Barru.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Barru yang juga Ketua Dekranasda Barru, Andi Milawaty Abustan, Wakil Ketua dan Pengurus IPEMI Sulawesi Selatan, serta Ketua dan Pengurus IPEMI Kota Makassar.(syam)
Komentar
Posting Komentar