Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kepala Kesbangpol Banyuwangi Buka Leadership Training PII se-Jawa Timur

Banyuwangi, wartamerdeka.info, - Pelajar Islam Indonesia (PII) menyelenggarakan Leadership Training bertempat di SD IT Al-Uswah Banyuwangi. Kegiatan ini, bagian dari proses kaderisasi berkelanjutan PII dalam menyiapkan pelajar yang berintegritas, memiliki kapasitas kepemimpinan, serta profesional dalam berorganisasi di tengah dinamika perubahan zaman.

Mengusung tema “Membentuk Kepemimpinan: Kader Berintegritas, Profesional Berorganisasi, Siap Menghadapi Tantangan di Era Disrupsi”, Leadership Training ini dirancang sebagai ruang pembinaan yang tidak hanya berfokus pada penguatan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan kesadaran tanggung jawab sosial. Tema tersebut mencerminkan komitmen PII dalam merespons tantangan era disrupsi melalui penguatan nilai, etika, dan kompetensi kader pelajar.Pembukaan berlangsung tertib dan khidmat, diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur, di antaranya Jember, Kediri, Pamekasan, Lamongan, Blitar, dan Malang. Kehadiran peserta lintas daerah ini menunjukkan semangat kolektif pelajar dalam mengikuti proses pembinaan kepemimpinan dan penguatan jejaring organisasi.

Leadership Training ini secara resmi dibuka oleh Ketua Kesbangpol Kabupaten Banyuwangi, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan kapasitas kepemimpinan pelajar. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu menginternalisasi nilai-nilai integritas, meningkatkan profesionalisme dalam berorganisasi, serta siap menghadapi tantangan kepemimpinan di masa depan.(Firman/red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama