Tahun 2026, Hindari Orang Bersifat Homoeconomicus

Keledai tidak akan jatuh di lubang yang sama untuk kedua kalinya. Pepatah ini sangat tepat untuk menghadapi berbagai aktivitas, baik persahabatan, kekeluargaan, maupun kemitraan usaha (bisnis) di tahun 2026.


Sikap tegas dan konsisten untuk menghindari pengalaman pahit yang pernah dialami di tahun sebelumnya, namun tidak mengabaikan pengalaman manis yang menjadikan hidup tentram dan sejahtera bersama keluarga. 

Merenungi masa tahun 2025, tidak disadari banyak hal yang merintangi kesuksesan, yaitu hubungan antar manusia yang tidak seimbang karena satu dan lainnya memiliki  sifat yang berbeda. 


Sifat manusia yang selalu memandang materi (ekonomi) menjadi prioritas utama dibanding hubungan sosial. Sifat ini disebut homoeconomicus, memandang apapun dan dengan siapapun selalu dengan pandangan materi. 


Tidak saja teman atau relasi bisnis, saudara kandung pun ada yang memandang materi lebih dahulu, kendati  tidak dianjurkan oleh agama, terutama agama Islam. 


Menghadapi orang homoeconomicus ada dua cara, yaitu menghindar atau tetap berhubungan sebatas persahabatan, namun harus menguatkan hati dan kesabaran. 


Hal ini karena apapun yang kita miliki, utamanya ilmu, selalu dipandang sebelah mata. Terlebih saat berdialog, sifat orang homoeconomicus selalu fokus pada teman dialog yang dipandang ekonominya mapan. 


Begitu pula orang yang sifatnya homoeconomicus selalu berharap keuntungan  materi, seperti memberi sesuatu dengan harapan akan kembali dua kali lipat. 


Masih ingat saat dialog dengan seorang Menteri Transmigrasi di era orde baru, Siswono Yudohusodo, yang memandang negeri ini akan sulit membangun bila didominasi oleh orang yang sifatnya homoeconomicus. 


Budaya gotong royong yang di kenal masyarakat dunia, tidak pernah terwujud bila banyak warga negara yang bersifat mengutamakan materi. 


Pendek kata, berhubungan dengan orang yang memiliki sifat homoeconomicus harus memosisikan diri sebagai orang yang unggul, bila perlu mengeluarkan sifat sombong, walau berat melakukannya karena bukan sifat yang kita miliki. 


Semoga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di tahun 2026 tidak ada rintangan dan terjadi perubahan hidup lebih baik dari tahun sebelumnya, karena selalu mengingat peribahasa "Keledai tidak akan jatuh di lubang yang sama untuk kedua kalinya".


Selamat menempuh hidup di tahun 2026, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama