BARRU (wartamerdeka.info) - Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Barru A. Ina Kartika Sari, S.H., M.Si dan Wakil Bupati Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si, (20/2/2026) sektor pertanian Kabupaten Barru mencatat capaian tegas dan terukur: melampaui target nasional, khususnya pada komoditi strategis padi.
Momentum Hari Jadi Kabupaten Barru ke-66 Tanggal 20 Feberuari 2026 menjadi refleksi bahwa di tahun pertama pemerintahan A. Ina Kartika Sari–Abustan Andi Bintang, sektor pertanian langsung menunjukkan akselerasi kinerja yang signifikan dalam mendukung Program Nasional Swasembada Pangan.
Kepala Dinas Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Panga (sebelumnya: Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan) Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, MM, memaparkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi kebijakan daerah dengan program pemerintah pusat, serta kerja keras para petani.
Ditegaskan Ahmad, Realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) padi Tahun 2025 mencapai 36.084 hektare, melampaui target nasional sebesar 31.042 hektare. Artinya, Barru mencatat kelebihan lebih dari 5.000 hektare dari target yang ditetapkan.
Sedangkan Produksi padi mencapai 139.484 ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat 21,81 persen dibandingkan produksi Tahun 2024 sebesar 114.510 ton GKG (data BPS 2025). Angka ini juga melampaui target nasional peningkatan produksi sebesar 13,07 persen.
“Ini adalah bukti bahwa di tahun pertama kepemimpinan Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati, sektor pertanian bergerak cepat dan memberikan hasil nyata,” ujar Ir. Ahmad.
Lebih lanjut dijelaskan, Pada komoditi jagung, luas tanam mencapai 2.248,8 hektare dengan produksi 15.741,6 ton. Harga di tingkat petani tetap stabil dan menguntungkan berkat penyerapan oleh Bulog, memberikan kepastian pasar bagi petani Barru.
Selain peningkatan produksi, Pemkab Barru juga memperkuat pengembangan kawasan komoditi perkebunan seperti kopi, kakao, kelapa, lada, hortikultura, serta sektor peternakan Sapi Bali dan ayam ras/buras. Optimalisasi lahan, peningkatan Indeks Pertanaman (IP), serta dukungan Alsintan menjadi bagian dari strategi percepatan.
Ir. Ahmad menegaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari arahan langsung Bupati dan Wakil Bupati yang menempatkan pertanian sebagai sektor strategis dalam mewujudkan visi “Barru Berkeadilan, Maju Berkelanjutan dan Sejahtera Lebih Cepat.”
Dengan capaian melampaui target nasional di tahun pertama pemerintahan A. Ina–Abustan, Kabupaten Barru menegaskan komitmennya sebagai daerah yang serius, terukur, dan progresif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kunci sukses petani adalah selaras dengan alam. Jangan melawan alam, tetapi ikuti alam. Semoga alam selalu bersahabat dengan petani kita,” tutupnya. (Syamsu)

