// Operator Sogo & Seibu, di distrik Shibuya, Tokyo, akan menutup gerainya September, berkarena gagal memperpanjang kontrak lahan. // Iran mengatakan kapal-kapal 'non-musuh' dapat melewati Selat Hormuz dengan aman. // Perang AS-Israel dengan Iran mengguncang perekonomian global, anggota miskin negara-negara Selatan rentan terhadap dampaknya. // Pemain sepak bola Selandia Baru bersedia main di pertandingan Piala Dunia melawan Iran di luar AS. //

Berita Foto

Bupati Barru Tegaskan Komitmen Dorong Investasi dan Penguatan Ekonomi


MAKASSAR (wartamerdeka,info) - Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk terus membuka ruang kolaborasi investasi dan memperkuat pengembangan potensi ekonomi daerah melalui jejaring saudagar Bugis-Makassar.

Hal tersebut disampaikan Bupati Andi Ina saat menghadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Claro Makassar.

Menurutnya, forum PSBM bukan sekadar ajang silaturahmi tahunan, tetapi merupakan ruang strategis yang mempertemukan kekuatan jejaring, gagasan investasi, serta peluang kolaborasi dalam mendorong percepatan pembangunan daerah berbasis potensi unggulan.

“Forum ini sangat penting karena mempertemukan pemerintah daerah dengan para saudagar Bugis-Makassar yang telah sukses di berbagai sektor, baik di tingkat nasional maupun global. Kami di Kabupaten Barru membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya untuk mendorong investasi dan pengembangan ekonomi daerah,” ujar Andi Ina.


Ia menekankan bahwa transformasi ekonomi daerah saat ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi multipihak, termasuk kontribusi diaspora Bugis-Makassar dalam memperkuat investasi, hilirisasi sektor unggulan, serta penciptaan nilai tambah berbasis potensi lokal.

“Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempertemukan kepentingan pembangunan daerah dengan kapasitas jejaring dan investasi para saudagar. Kami berharap kontribusi nyata dapat terus terbangun, termasuk untuk Kabupaten Barru,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Andi Ina juga menyoroti pengembangan sektor pertanian bernilai ekonomi tinggi, khususnya komoditas kopi yang dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan di Kabupaten Barru.

Ia mengungkapkan bahwa kawasan Kecamatan Pujananting dan beberapa wilayah dataran tinggi lainnya di Barru memiliki karakteristik agroklimat yang sangat potensial untuk pengembangan kopi berkualitas.

Saat ini, masyarakat di wilayah tersebut telah mulai melakukan budidaya kopi secara bertahap yang diarahkan menuju penguatan kawasan sentra produksi kopi Barru.

Menurutnya, pengembangan kopi tidak hanya difokuskan pada peningkatan produksi semata, tetapi juga diarahkan pada penguatan rantai nilai (value chain) mulai dari proses budidaya, pengolahan pascapanen, hingga peluang hilirisasi produk agar kopi Barru mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Ke depan katanya, Pemerintah Kabupaten Barru juga akan mendorong dukungan lintas sektor, termasuk dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, guna memperkuat intervensi program, akses pembiayaan, serta peningkatan kapasitas petani.

“Insyaallah, kami optimistis kopi Barru dapat tumbuh menjadi salah satu komoditas unggulan daerah sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan yang berdaya saing,” pungkasnya.

Kegiatan PSBM XXVI tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum BPP KKSS, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. yang  dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa karakter petarung saudagar Bugis-Makassar harus menjadi motor utama dalam mewujudkan swasembada pangan dan hilirisasi industri untuk menaklukkan pasar dunia.

Ia juga memaparkan capaian nasional di sektor pangan, di mana stok beras Indonesia saat ini mencapai angka tertinggi dalam sejarah, yakni sekitar 4 hingga 5 juta ton. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia mampu memperkuat kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Lebih lanjut, Menteri Pertanian menekankan pentingnya hilirisasi industri dengan mengolah sumber daya alam menjadi produk bernilai tambah tinggi.

Menutup sambutannya, ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai Sipamase-mase (saling menyayangi) dan Sipakalebbi (saling menghormati) di antara para saudagar sebagai kekuatan sosial dalam membangun ekonomi bangsa.

“Jangan ada yang iri. Takdir tidak pernah tertukar. Mari kita kolaborasi, jaga kampung kita, pimpin masyarakat, dan bawa Indonesia menjadi negara superpower melalui pangan,” tegasnya yang disambut riuh tepuk tangan peserta.(syam)

Redaktur

No Comment

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama