// Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. //

Berita Foto

Israel tidak akan bernegosiasi dengan Hizbullah


Duta Besar Israel, Yechiel Leiter, mengatakan meskipun Israel telah setuju untuk melakukan pembicaraan tentang Lebanon di Washington, DC, pada hari Selasa, namun tidak akan membahas gencatan senjata dengan Hizbullah..

Lanjut...

Jepang Bantu Pendanaan Pelatihan Polisi PBB


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Proyek pelatihan untuk petugas polisi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah dimulai atas bantuan Jepang. Mereka akan berpartisipasi dalam operasi perdamaian PBB di seluruh dunia.

Sekitar 5.000 petugas polisi dari berbagai negara kini dikerahkan untuk mendukung operasi PBB. Pentingnya kehadiran mereka karena peningkatan kasus yang tidak dapat ditangani secara memadai oleh pasukan militer. Kasus-kasus tersebut meliputi pemulihan supremasi hukum, penanganan kejahatan, dan membantu penyelenggaraan pemilihan umum.

Upacara pembukaan proyek tersebut berlangsung di markas besar PBB di New York pada Jumat. Perwakilan dari delapan negara, termasuk Kenya dan Kamerun, hadir.

Sumber mengatakan, program pelatihan mencakup cara menghindari bahan peledak, seperti amunisi yang belum meledak, dan pengelolaan senjata dan amunisi. Sesi pelatihan dijadwalkan untuk paruh kedua tahun ini di negara Afrika Utara, Tunisia, dan di tempat lain.

Wakil Sekretaris Jenderal Departemen Dukungan Operasional PBB, Atul Khare, mengatakan pada upacara pembukaan, peluncuran hari ini tidak sekadar awal dari proyek baru. "Ini adalah komitmen yang diperbarui terhadap inovasi, kemitraan, serta keselamatan dan efektivitas pasukan penjaga perdamaian kita," ujarnya. (NHKWord/**)


Duta Besar Jepang untuk PBB, Yamazaki Kazuyuki, mengatakan pentingnya peran penjaga perdamaian PBB semakin meningkat di tengah situasi internasional yang semakin memburuk. Ia mengatakan Jepang telah diakui secara global sebagai negara yang mempromosikan perdamaian, dan akan terus mendorong upaya-upaya tersebut.

Redaktur

No Comment

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama