TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Lebih dari 1,5 juta jamaah haji beribadah di tengah ketegangan regional

Para peziarah Muslim melakukan tawaf mengelilingi Ka'bah, situs tersuci dalam Islam, di Masjidil Haram selama ibadah haji tahunan di Mekah, Arab Saudi. [Altaf Qadri/AP Photo]

Tantangan spiritual dan fisik yang digambarkan oleh para jamaah sebagai perjalanan transformatif dan sangat bermakna di tengah latar belakang gencatan senjata yang rapuh dalam perang Iran dan krisis energi global.

Ibadah haji merupakan salah satu dari lima rukun Islam, telah dimulai di Arab Saudi dengan kedatangan lebih dari 1,5 juta jamaah dari berbagai negara.

Saleh bin Saad al-Murabba, komandan pasukan paspor haji, mengatakan bahwa lebih dari 1,5 juta jamaah telah memasuki kerajaan pada Jumat, dan diperkirakan akan ada lebih banyak lagi yang berdatangan.

Bagi banyak orang, mencapai Mekah adalah pemenuhan mimpi seumur hidup. Jamaah haji Mesir, Samya Abdul Moneim, mengatakan dirinya merasa sangat bersyukur telah melakukan perjalanan yang wajib dilakukan sekali seumur hidup oleh setiap Muslim yang mampu dan sehat secara fisik.

“Saya berada dalam keadaan penuh berkah dan kebahagiaan. Ini perasaan yang tak terlukiskan, sungguh. Alhamdulillah, saya berada di tempat yang diberkati.” katanya di Mekah pada Minggu.

Menjelang kepindahan ke kota tenda Mina yang luas, para jamaah telah mengelilingi Ka'bah berbentuk kubus di Masjidil Haram dalam cuaca yang sangat panas. Beberapa jamaan melindungi diri dengan payung dan kipas tangan, sementara para sukarelawan membagikan air dan kipas semprot untuk membantu orang-orang mengatasi suhu yang sangat tinggi.

Bagi banyak orang, Haji adalah ibadah yang menuntut fisik dan mengubah spiritualitas.

“Haji kali ini, pada dasarnya, adalah awal baru bagi saya,” kata Youssef Chouhoud, seorang ilmuwan politik dari Amerika Serikat, yang berbicara dari Mina.

Bagi banyak jamaah, lanjutnya, ini adalah hal tersulit yang pernah para jamaah lakukan dalam hidup dan tidak ada hal yang begitu bermakna yang akan mudah.

Ia mengatakan bahwa dirinya mendapat inspirasi dari melihat sesama jamaah “bersaing satu sama lain dalam memberikan sedekah dan saling membantu di sepanjang jalan," katanya.

Ibadah haji berlangsung di tengah diskusi antara Amerika Serikat, Iran, dan sekutu regional mengenai nota kesepahaman yang menurut Washington dapat membuka kembali Selat Hormuz dan meredakan krisis energi yang dipicu oleh serangan AS dan Israel terhadap Iran serta penutupan jalur air (Selat Hormuz) oleh Teheran.

Meskipun adanya ketidakpastian, tetapi banyak jamaah haji mengatakan mereka bersandar pada iman mereka.

Pada Selasa, para jamaah haji akan berkumpul di dataran Arafat, puncak spiritual ibadah haji, di mana mereka akan berdoa, memohon ampunan, dan mengenang orang-orang terkasih di rumah. (Sumber: Al Jazeera)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama