TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pabrik kembang api meledak menewaskan sedikitnya 26 orang dan melukai 61 orang

(Foto: hasil tangkapan layar video NHKWord)

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Ledakan sebuah parik kembang api mengakibatkan 26 orang tewas dan melukai 61 lainnya pada Senin pukul 16.30 waktu. Rekaman udara menunjukkan bangunan-bangunan runtuh dan jendela-jendela di bangunan sekitarnya hancur.

Pihak berwenang telah mengevakuasi warga sekitar dan menetapkan zona penyangga, dengan alasan risiko dari gudang bubuk mesiu di dekat lokasi ledakan.

Sementar orang yang bertanggung jawab atas perusahaan yang mengoperasikan pabrik tersebut telah ditahan dan yang berwenang sedang melakukan operasi penyelamatan dan menyelidiki penyebab ledakan.

Presiden China Xi Jinping pada Senin mendesak upaya maksimal untuk mencari orang-orang yang masih hilang dan merawat para korban luka. Ia menginstruksikan pihak berwenang untuk menegakkan akuntabilitas yang ketat dan memperkuat manajemen keselamatan publik.

Seperti diketahui, Kota Liuyang terkenal dengan produksi kembang api dan petasan. Kabarnya, kota ini menyumbang 70 persen dari ekspor produk tersebut di Tiongkok. (sumber: CNNWord)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama