// Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. //

Sita 120 Kg Sabu, Polres Jakbar Ungkap Sindikat Jaringan Myanmar - Thailand - Malaysia


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat  berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu di tol Bakahueni Lampung pada Senin (15/04) lalu.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita narkotika jenis sabu sebanyak lima karung dengan total 120 kg yang diselipkan diantara tumpukan arang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo dalam konferensi pers mengatakan,  narkoba ini milik jaringan Internasional dari Myanmar, Thailand, Malaysia dan Indonesia

Ini merupakan keberhasilan satuan narkoba Polres Metro Jakarta Barat yang berhasil melakukan pengungkapan narkotika jenis sabu.

Pengungkapan ini juga merupakan pengembangan tangkapan Polres Metro Jakarta Barat di bulan November 2018 yang saat itu mengamankan 40 Kg narkotika jenis sabu yang dikembangkan lagi hingga saat ini total 120 kg.

"Proses penangkapannya, anggota mengamankan sebuah truk  kontainer yang berisikan narkotika jenis sabu sekitar 120 Kg yang diselipkan diantara tumpukan arang,"uar  Kombes Pol Argo Yuwono, Kamis (25/04/19).

Kombes Argo menambahkan, ini merupakan keberhasilan dari perspektif Polres Jakarta Barat dalam mengungkap jaringan nasional Myanmar -Thailand- Malaysia dan Indonesia.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH menjelaskan, dari pengungkapan ini, pihaknya mengamankan sebanyak 3 pelaku yang berinisial JP (35 ),  HT ( 42 ) dan MS ( 51).

Ini merupakan penangkapan narkoba jaringan internasional yang kesekian kalinya.

"Keberhasilan kami dalam mengungkap kasus besar narkoba ini, arena sebelumnya kami menganalisa skema peredaran narkoba yang memanfaatkan kelengahan petugas polisi di lapangan. Seperti halnya dalam kasus ini, para pelaku memanfaatkan momen Pemilu dimana polisi sibuk mengamankan menjaga TPS, disini pelaku memanfaatkan momen tersebut," ujarnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama