// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Pimpin Apel Di Kantor PDAM Tirta Bumi Wibawa, Walikota Sukabumi Ingatkan Perlunya Inovasi


SUKABUMI (wartamerdeka.info) - Wali Kota Sukabumi, Ahmad Fadmi SMI memimpin apel pagi di Kantor PDAM Tirta Bumi Wibawa (TBW) Kota Sukabumi, Senin (8/7/2019).

Dalam momen itu wali kota meminta agar PDAM meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khsusunya pelanggan dan menaikkan kesejahteraan karyawan.

Pada apel tersebut hadir Direktur Utama PDAM TBW Kota Sukabumi, Abdul Kholik yang baru dilantik wali kota Sukabumi pada 28 Juni 2019 lalu. Selain itu hadir dewan pengawas dan para karyawan PDAM.

''PDAM Sukabumi sudah berdiri sejak 44 tahun lalu, sehingga perusahaan umum daerah ini telah melalui perjalanan waktu yang tidak singkat,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.


Dari kilas balik perjalanan PDAM ini wali kota menekankan dua fungsi yang harus dipahami yakni pelayanan dan profit.

Menurut Fahmi, yang namanya perusahaan umum daerah (Perumda) harus mendapatkan keuntungan atau melipat- gandakan keuntungan. Target atau keinginan ini layaknya perusahaan yang ingin tumbuh atah eksis dan tidak boleh stagnan harus ada inovasi dan pembenahan.

Terutama kata Fahmi, perbaikan sumber daya manusia (SDM). Ia menerangkan PDAM seperti rumah besar, dimana direktur PDAM sebagai kepala keluarga dan yang lainnya bagian dari anggota keluarga.

Dalam artian jangan sampai ada anggota keluarga yang merusak seperti mencoret dinding dan membiarkan ketika genteng bocor. Salah satu fungsi keluarga adalah benteng pertahanan dan harus bisa saling menjaga melalui peningkatan sumber daya manusia.

''Kalau dilihat perjalanan dan permasalahan PDAM ada dua hal penting yakni masalah tekis dan non teknis,'' terang Fahmi. (Khoer)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama