// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Sambut Tahun Baru 1441 Hijriyah, Warga Kp Asem Bekasi Utara Gelar Pawai Obor


BEKASI (wartamerdeka.info) - Menyambut Tahun Baru Islam 1441 Hijriah, warga kp Asem Teluk Buyung Bekasi Utara menggelar pawai obor, pada Sabtu (31/8/2019) malam. Pawai obor ini diikuti oleh anak-anak dan remaja.

Puluhan peserta pawai obor mulai berkumpul usai melaksanakan sholat Isya di Masjid Arohmah. Sekitar pukul 20.00 WIB, mereka mulai berkeliling jalan Perjuangan Summarecon dan jalan Pangeran Jayakarta. Mereka terlihat suka cita dan gembira menyambut Tahun Baru Islam.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Arahmah yang juga penanggung jawab kegiatan pawai obor, Ustad H. Suhanda S. Ag  mengatakan, agenda tersebut rutin dilakukan tiap tahun.

"Alhamdulillah di setiap pergantian tahun baru Islam para warga antusias ikut pawai obor," ujar Ustad Suhanda, Sabtu (31/8/2019).


Ustad Suhanda mengatakan para peserta mayoritas adalah anak-anak dan remaja serta jamaah masjid juga remaja Karang Taruna.

Para peserta Pawai Obor depas oleh Ketua panitia Rukun Warga (RW) 011 Dan RW 01 Kelurahan Marga Mulya Kecamatan Bekasi Utara.

Dalam sambutannya, sebelum melepas peserta Pawai Obor, Ustad Suhanda mengatakan, Pawai Obor idiadakan di setiap pergantian tahun baru Islam.

Dia juga sangat berterima kasih kepada seluruh pengurus DKM dan pengurus RW serta para pengurus RT di Kp Asem atas pastisipasonya dalam kegiatan ini, dan berharap nantinya dapat menjalankan program Pemerintah Kota Bekasi,  menggencarkan Gerakan Magrib Mengaji untuk mendukung terwujudnya visi misi Kota Bekasi yang Cerdas, Maju, Kreatif, Sejahtera dan Ihsan, juga dalam meningkatkan syiar keagamaan dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan. (rosidi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama