// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

IMF dan Bank Dunia memulihkan hubungan dengan Venezuela


IMF telah melanjutkan hubungan dengan Venezuela, membuka kembali saluran yang memungkinkan Caracas untuk mencari bantuan keuangan
Pelaksana Tugas Presiden Delcy Rodriguez menyebut pemulihan hubungan sebagai pencapaian besar diplomasi Venezuela, setelah Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia mengumumkan pemulihan hubungan dengan Venezuela.

Baca selanjutnya...

 


Kapolres Purwakarta Pastikan Hujan Batu Di Cihandeuleum Dampak Dari Aktivitas Blasting Pertambangan Batu


PURWAKARTA  (wartamerdeka.info) - Misteri hujan batu yang mengakibatkan kerusakan tujuh rumah warga dan satu bangunan sekolah di Kampung Cihandeuleum, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Selasa (8/10 2019) lalu, terkuak.

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius S.Ik.MH yang terjun langsung melihat situasi serta berbicara dengan masyarakat sekitar  menginformasikan kepada awak media, bahwa batu yang menghujani rumah warga merupakan dampak dari aktivitas blasting atau peledakan batu yang dilakukan oleh PT Mandiri Sejahtera Sentra (MSS) pada Selasa (8/10/2019) siang sekitar pukul 13.00 wib.

Seperti diketahui, kejadian itu sempat membuat warga panik karena peristiwa itu ditandai dengan suara gemuruh dan dentuman yang begitu keras disusul dengan berterbangannya bebatuan besar

“Dari hasil pengecekan di lapangan oleh anggota dan menurut keterangan saksi, batu tersebut jatuh dari ketinggian sekira 500 meter menimpa rumah warga yang ada di bawah gunung,” kata Kapolres, kemarin.

Diungkapjan, dari tujuh rumah warga dan satu bangunan sekolah, dua di antaranya mengalami kerusakan yang cukup parah. Sedangkan yang lainnya mengalami kerusakan di beberapa titik setiap bangunannya


Langkah pertama yang dilakukan di TKP adalah mengevakuasi warga ke tempat yang aman dalam kejadian ini tak ada korban jiwa yang meninggal dunia dan personil Polres Purwakarta akan disiagakan di sekitar lokasi untuk terus memantau situasi hingga benar aman , Papar Kapolres

Sementara Manager Teknik  PT. MSS, Bambang Yuda kepada wartawan mengatakan, pihaknya akan terus kooperatif dan berkoordinasi dengan semua pihak.

Menanggapi tuntutan warga yang meminta kompensasi , ganti rugi akibat peristiwa tersebut, perusahaan berjanji akan secepatnya mengganti segala bentuk kerugiannya.

"Masalah kerugian warga yang terkena imbas dari kejadian ini pihak perusahaan akan segera dan secepat mungkin memberikan konpensasi untuk mengganti semua fasilitas warga yang rusak, tapi seperti apa dan bagaimana caranya nanti kita akan berbicara dengan warga dan pihak terkait tentunya," pungkas Bambang.(A.Budiman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama