Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


DPRD Kab Purwakarta Melalui Komisi IV Segera Panggil Manajemen PT Indo Tama Ferro Aloys

Ketua Komisi IV DPRD Kab.Purwakarta Said Ali Azmi (Fraksi Gerindra)
PURWAKARTA  (wartamerdeka.info)  - DPRD Purwakarta sebagai lembaga resmi Negara akan menggunakan haknya sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku segera memanggil Manajemen Perusahaan PT Indo Tama Ferro Aloys.

Hal ini terkait adanya kecelakaan kerja yang terjadi pada  Rabu (3/6/2020) lalu akibat tungku peleburan bijih besi PT Indo Tama Ferro Aloys neledak yang menewaskan 1 orang dan melukai 7 orang pekerja produksi lainnya, serta tindakan pemolakan kedatangan Anggota Komisi IV DPRD Purwakarta yang akan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada Hari Kamis (4/6/2020) oleh scurity atas perintah manajemen pusahaan pengolahan bijih besi tersebut.

Hal ini dikatakan Ketua Komisi IV DPRD Purwakarta Said Ali Azmi (Fraksi Gerindra) kepada wartamerdeka.info, Kamis (04/06/2020)

Pria yang akrab dipanggil Bang Jimmy ini mengatakan, sudah menjadi kewajiban dan tugas kami untuk mengetahui apa saja yang terjadi atas insiden ledakan kemarin

Dan bagaimana perusahaan itu memperhatikan keselamatan, Kesehatan, Kerja Karyawannya, karena ini menyangkut kehidupan dan nyawa manusia warga Purwakarta.

Ketua Komisi IV Said Ali Azmi juga mengakui adanya penolakan dari pihak Manajemen melalui Scurity.  Anggota Komisi IV tidak diperkenankan masuk ke dalam Area Pabrik dengan alasan pihak Manajemen perusahaan tidak ada di tempat sedang Dinas luar.

"Saya gak habis pikir dengan alasan mereka menolak kehadiran kami,  yakni bahwa alasan semua Manajemen sedang dinas luar. Jangan jangan memang ada masalah dengan perusahaan ini apalagi ada warga asing yang ikut jadi korban juga dalam peristiwa ini. Insya Allah dalam waktu dekat melalui mekanisme yang ada kita akan segera memanggil Manajemen PT. Indo Tama Ferro Aloys tersebut," pungkas Said Ali Azmi.(A.Budiman)

Posting Komentar untuk "DPRD Kab Purwakarta Melalui Komisi IV Segera Panggil Manajemen PT Indo Tama Ferro Aloys"