// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pengunjung Lapas Bawa Sabu Berhasil Diamankan Petugas Lapas Muara Enim

MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Petugas Pemeriksaan Barang Titipan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim berhasil menggagalkan upaya penyelundupan yang diduga Narkoba jenis Sabu oleh pengunjung berinisial MV, dengan disembunyikan ke dalam bungkus Slsayur, Senin (25/01/2021).

Kalapas Muara Enim, Herdianto membenarkan hal tersebut. "Pengunjung yang bernisial MV melakukan upaya penyelundupan yang diduga jenis Sabu dengan modus memasukkannya ke dalam bungkus Sayur, namun berhasil digagalkan oleh petugas Pemeriksaan barang," katanya.


Dijelaskan, petugas melaksanakan pemeriksaan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), Saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas ternyata ditemukan 2 bungkus kecil mencurigakan di dalam sayur yang diduga Narkoba jenis Sabu. Kejadian tersebut berkisar pukul 14.45 WIB.

Atas temuan yang diduga sabu-sabu itu, pihak Lapas Muara Enim langsung berkoordinasi dengan pihak Sat Narkoba Polres Muara Enim.

"Kita serahkan kepada pihak Polres Muara Enim guna penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut,"  tambah Herdianto.

Herdianto menuturkan, dengan komitmen yang kuat dalam mewujudkan Lapas Muara Enim ZERO HALINAR (Bebas HP, Pungli dan Narkoba), maka dari itu setiap petugas Lapas Muara Enim terus berupaya melaksanakan tugasnya dengan sebaik mungkin. Lapas Muara Enim juga terus bersinergi dengan Instansi terkait lainnya. (Agus v)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama