Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

 


 


Bupati Barru Harap Tradisi "Manre" Apang Jadi Perekat Tali Silaturrahim

BARRU (wartamerdeka.info) - Pemuda Masjid  Kamara Kelurahan Tuwung Kecamatan Barru kembali menggelar Festival Apang Kampung Kamara Jilid 3 pada 15 ramadan, lalu.  Gelaran yang bertujuan mempertahankan dan melestarikan tradisi setiap bulan ramadhan itu memang tidak semeriah sebelumnya karena masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Dalam acara yang berlangsung secara sederhana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat ini dihadiri oleh Bupati Barru Suardi Saleh di Masjid Babul Falah Kamara, Kelurahan Tuwung, Kecamatan Barru. 

Bupati Barru Suardi Saleh mengatakan apresiasi tentu kita berikan kepada para Pemuda Masjid Kamara atas inisiasinya menggelar Festival Apang tiap tahunnya.

"Tahun ini merupakan tahun ke-3 Festival Apang ini terlaksana, kita patut apresiasi apalagi bisa kembali bertemu seperti ini," kata Suardi 

Ia menyebut selain menjadi ajang tradisi budaya "manre" Apang di Kampung Kamara ini juga sebagai silaturahim antar warga. 

"Tradisi "manre" apang perlu terus kita pertahankan keberadaanya, sekalipun terlaksana dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan tapi ini tak mengurungkan kreatifitas anak-anak kita di Kamara dalam menggelar Festival Apang," ujarnya. 

Senada, Pembina Pemuda Masjid Kamara Asriadi Rijal mengungkap jika pergelaran Festival Apang tahun ini dibuat lebih kreatif dengan memadukan siaran secara virtual maupun tatap muka.

"Kita berupaya tetap mengikuti imbauan pemerintah, tahun ini kita gelar Festival Apang tanpa penonton dan disiarkan melalui media sosial. Lokasi kegiatannya pun kita gelar diruang terbuka dan hanya dihadiri oleh dewan juri dan peserta lomba saja," katanya

Ia berharap melalui ajang Festival Apang ini, tiap tahunnya bisa menghadirkan hal-hal yang baru sehingga tradisi apang ini bisa terus dipertahankan. Apalagi menambahkan kekhasan budaya Kabupaten Barru. (AR/Syam) 

Posting Komentar untuk "Bupati Barru Harap Tradisi "Manre" Apang Jadi Perekat Tali Silaturrahim"