Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


Bertarung Di Bursa Sekda Lamongan (1)

Oleh W. Masykar

Dan last but not least, nama Moh. Nalikan Plt. Kepala dinas Pendidikan, masih terus berlanjut bersama empat nama lainnya, bertarung dalam bursa memperebutkan kursi Sekda Lamongan. Ketiga nama lainnya adalah:  Anang Taufiq kepala dinas Lingkungan Hidup. Fida Nuraida  Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Moh. Fahrudin Ali Fikri, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Sekretaris DPRD Lamongan, Aris Wibawa. 

Artinya, Moh. Nalikan yang sejak awal dikabarkan bakal menduduki kursi Sekda bukan isapan jempol. Sehingga

majunya empat nama pada seleksi balon sekda Lamongan ini, bisa dimaklumi meskipun sesungguhnya cukup membuat sejumlah pihak kaget menyusul hilangnya dua nama yang sejak lama diproyeksikan bakal bertarung, ternyata harus berhenti sampai disini. Sebut saja, seperti Khusnul Yaqin Kepala Dinas Bapemas atau Zamroni  Kepala Dinas Perindag, misalnya. 

Padahal dua nama terakhir ini, sebenarnya cukup layak bertarung di bursa kursi orang nomor tiga kota Tahu Campur itu. 

Nama Khusnul Yaqin memang pernah mengemuka setidaknya setelah pasangan YESBRO dilantik, namun kian meredup pasca mantan Bupati Lamongan, H. Fadeli meninggal dunia. 

Sampai disini ada yang menarik untuk dicermati, setidaknya ada tiga hal; pertama, kenapa nama Khusnul Yaqin mendadak redup setelah (alm) mantan Bupati meninggal dunia?, kedua, majunya nama Aris Wibawa dan Moh. Fahrudin Ali Fikri membuat publik terbelalak karena konon dua nama tersebut disinyalir tidak termasuk sosok yang full memberi dukungan pada kontestasi pilkada 2020, Ketiga, dari lima balon Sekda yang mendaftar kemarin, sekurangnya jika dikategorikan berasal dari dua gerbong, yakni gerbong STPDN/APDN dan gerbong Non STPDN/APDN. Nama Moh. Nalikan, Moh. Fahruddin Ali Fikri dan Anang Taufiq masuk pada gerbong yang sama, sementara Aris Wibawa dan Fida Nuraida dijalur Non APDN/STPDN.

Jika kekuatan itu ada pada gerbong STPDN, maka bisa dipastikan yang lolos  Moh. Nalikan, selain lebih senior juga lebih layak, dan kabarnya yang bisa menjadi sparring patner Bupati Pak Yes. 

Tapi, bisa saja justru dari Non gerbong, kalau yang terpilih dari Non gerbong, Aris Wibawa akan berjalan mulus, selain senior, Aris cukup memiliki kompetensi untuk duduk di kursi Sekda, meskipun kemungkinan itu sangat kecil, bahkan sangat tidak mungkin, tapi bisa saja Aris yang terpilih karena memang perubahan dan dinamika politik yang memutuskan harus dia. (Bersambung, Akankah Moh. Nalikan Lolos Duduk di Kursi Sekda Lamongan?)

Posting Komentar untuk "Bertarung Di Bursa Sekda Lamongan (1) "