Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

 


 


Banjir Di Bontang, Korban Terdampak Capai 5.017 Jiwa, Kodim 0908/Bontang Bagikan Nasi Bungkus

BONTANG (wartamerdeka.info) - Sejumlah wilayah di Bontang terendam banjir akibat diguyur hujan deras pada Senin (8/11/2021) kemarin.

Luapan sungai akibat tak bisa menampung debit air kiriman dari hulu itu merendam rumah yang dihuni 5.017 jiwa, terbagi di 6 wilayah di Bontang.

Di antaranya, Kelurahan Api-Api sebanyak 32 RT, Kelurahan Satimpo sebanyak 3 RT, Kelurahan Kanaan sebanyak 5 RT, Kelurahan Gunung Elai sebanyak 6 RT, Kelurahan Guntung sebanyak 4 RT, dan Kelurahan Gunung Telihan sebanyak 2 RT.

Namun dari pantauan banjir terparah hingga ketinggian air mencapai sedada orang dewasa itu berlokasi di Perumahan Bontang Permai, Kelurahan Api-api.

Koramil 0908-01/Loktuan Kodim 0908/Bontang membagikan nasi bungkus, untuk warga yang terdampak banjir yang melanda kota Bontang,Selasa (9/11/2021).

Bersama tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), dan unsur kelurahan, mereka membagikan bantuan nasi bungkus terhadap warga terdampak yang tinggal di kawasan RT 07 Kelurahan Api-Api, dan beberapa warga di Kelurahan Gunung Elai.

Danramil 0908-01/Loktuan, Kapten Inf Rukito mengatakan, ratusan jiwa mendapat bantuan berupa nasi bungkus. Bantuan diberikan, lantaran warga sudah tidak memungkinkan memasak akibat air yang sudah mengenangi dalam rumah. 

"Dari informasi yang kami terima, banyak warga yang belum makan. Akhirnya kami kirim bantuan nasi bungkus. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka,” ujarnya.

Selain membantu nasi bungkus, jajaran koramil bersama Kodim 0908/Bontang juga dikerahkan untuk membantu proses evakuasi warga terdampak. Danramil berharap, ketinggian air bisa secepatnya surut sehingga warga dapat beraktivitas seperti sedia kala.

(Sumber: Kodim 0908/Bontang)

Posting Komentar untuk "Banjir Di Bontang, Korban Terdampak Capai 5.017 Jiwa, Kodim 0908/Bontang Bagikan Nasi Bungkus"