Kades Tanjung Karang Diduga Intervensi Terkait Pembelian Bansos BNPT

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Pemerintah, melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan sekaligus dana bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk penyaluran Januari-Maret 2022. Dana bansos BPNT Januari-Maret 2022 ini disalurkan sekaligus mulai Februari 2022 sebesar Rp 600 ribu.

Masyarakat dapat melakukan cek penerima bantuan BPNT 2022 secara online melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.

Untuk melakukan cek penerima bantuan BPNT 2022 secara online di situs tersebut, dapat melalui browser di HP

Menurut arahan Kemensos dengan terbitnya surat edaran dengan Nomor 592/6/BS.01/2/2022/ mengenai Percepatan Pembagian Bansos BPNT untuk bulan Januari – Maret 2022 disalurkan oleh pihak PT Pos Indonesia.

Penerimaan bantuan ini dalam bentuk tunai. Dan harus dibelanjakan sembako secara bebas mau kemana saja, tanpa adanya intervensi oleh pihak manapun. 

Tapi, dalam praktiknya, berbeda. Karena ternyata sering ada intervensi dari kepala desa. Seperti yang terjadi di Ds. Tanjung Karang, Kec Cigalontang,  Kabupaten Tasikmalaya, 

Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di desa ini, hari ini,  mengeluhkan adanya dugaan intervensi  kepala desa setempat, karena mengarahkan pembelian sembako di tempat yang sudah ditunjuk.

Malah, diduga kepala desa  menjadi pemasok barang melalui punduh dan para ketua RT Dan RW. 

Masih menurut sumber adapun KPM yang sudah membeli sembako ke warung lain juga oleh punduh tetep diberikan dan menjadi hutang KPM.

Juga masalah harga sebakopun diduga tidak sesuai dengan pedoman umum (pedum) dari pemerintah. 

Padahal, menurut sejumlah warga,  pemerintah memberi kebebasan mengenai pembelanjan kepada para KPM agar pihak manapun  tidak boleh intervensi. Yang penting KPM belanja sesuai dengan pedum dari pemerinteh dan dibuktikan dengan setruk pembelajan dari warung tersebut. (Dang)


Posting Komentar untuk "Kades Tanjung Karang Diduga Intervensi Terkait Pembelian Bansos BNPT"