Ditjen Dukcapil Gelar Pelatihan Manajemen Keamanan Informasi

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri menggelar pelatihan Peningkatan Kapasitas Teknis kepada pegawai internal.  

Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Erikson P Manihuruk menjelaskan, pelatihan ini diperlukan dan terkait audit ISO 27000:2016 tentang Manajemen Keamanan Informasi.

“Pelatihan didasari dengan kebutuhan pegawai untuk lebih memahami tentang tata cara pengamanan aset informasi terutama data kependudukan dan pengelolaan fasilitasnya. Pelatihan ini juga untuk menyiapkan aparatur kita agar setiap inovasi terbaru dapat diaudit secara internal sehingga berbagai kelemahan inovasi itu dapat diperbaiki terlebih dahulu sebelum dilakukan audit secara eksternal," kata Erik dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/7/2022).

Dalam pelatihan yang berlangsung selama 3 hari pada 6-8 Juli 2022 tersebut peserta dibekali ilmu terkait dasar-dasar dalam manajemen keamanan informasi, pengelolaan keamanan data, dan bagaimana caranya mengaudit manajemen keamanan informasi menggunakan ISO 27000:2016.

Pelatihan ini juga sejalan dengan amanat Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh.

Dirjen Zudan menjelaskan, ada beberapa persoalan di lapangan, misalnya standar pengetahuan belum sama. 

"Ini harus terus distandarkan di kalangan para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) agar memiliki pengetahuan dan literasi yang cukup," kata Dirjen Zudan.

Dirjen Zudan memahami ada tour of duty pejabat di daerah dan di pusat. Sehingga sosialisasi perlu terus dilakukan tanpa henti di 80 kementerian lembaga, dan 34 provinsi, 514 kabupaten/kota, lebih 7000 kecamatan dan lebih 84 ribu kelurahan/desa.

"Pejabat perlu di-upgrade terus menerus karena berganti-ganti. Secara masif kita sampaikan agar semua paham mana informasi yang bisa dibuka ke publik, mana yang harus dirahasiakan," demikian Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh. (A)

Posting Komentar untuk "Ditjen Dukcapil Gelar Pelatihan Manajemen Keamanan Informasi"