Festival Budaya Encek Di Desa Sumber Sekar Berlangsung Meriah

MALANG (wartamerdeka.info) - Festival budaya Encek yang digelar Pemerintah Desa Sumber Sekar bersama-sama tokoh masyarakst, dalam rangka merayakan HUT ke-77 RI, berlangsung meriah.

Warga  Desa Sumber Sekar, Kec Dau, Kab Malang tampak berduyun duyun ikut serta dalam acara Festival budaya tersebut.

Warga desa berarak-arak membawa segala macam hasil bumi dari ladang mereka berupa buah-buahan, singkong dan lainnya.

Selain itu mereka juga mengarak tumpeng, keliling desa.

Kegiatan itu bermakna rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah, dan masih bisa melaksanakan  acara ini festival itu dengan suka cita.

Nampak warga berbusana Jawa dan lambaian bendera merah putih mengiringi sepanjang parade jalan bersama mengelilingi desa setempat.

Sepanjang jalan, warga juga dihibur dengan tari-tarian tradisional khas Jawa.

Serta hingar bingar musik tradisional gamelan khas Jawa lekat dlm acara tersebut.

Kepala Desa Sumber Sekar Hasan Asari menuturkan bahwa acara Encek ini akan diadakan setiap tahun sekali, yakni dalam acara peringatan hari kemerdekaan.

"Supaya warga tidak lupa dengan budaya adi luhung jawa ini dan saya mensupport sekali untuk hal-hal ini," ujarnya saat ditemui wartamerdeks.

Tokoh masyarakat Suwono mengapresiasi acara itu. 

"Acara budaya seoertu Festivsl Encek ini  harus ada di desa kita,supaya tidak lupa dengan sejarah dan generasi kita muda mudi mengerti dan bisa beretika dalam berbangsa dan benegara, marena ini local wisdom sudah di ajarkan oleh leluhur kita," ujarnya.

Aminah, seorang warga setempat, tampak menyambut gembira mengikuti acara tersebut.

"Kami mengadakan persiapan kurang lebih dua minggu sebelumnya supaya acara ini lebih yahuut,” celetuknya.

Acara ini diselengarakan oleh tokoh masyarakat setempat bersama kepala desa, sehingga masyarakat bisa berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

(Mochamad Agus)


1 komentar untuk "Festival Budaya Encek Di Desa Sumber Sekar Berlangsung Meriah"

  1. Semoga s3lalu mengingatkan kita akan budaya leluhur yg perlu d agendakan tahunan.

    BalasHapus