Kemendagri Berikan Bimtek Peningkatan Ratio SDM Perencana Pembangunan Daerah Tahap Ke 2

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri melaksanakan Bimtek Dalam Rangka Pemenuhan Ratio SDM Perencana Pembangunan Daerah mulai dari Hari Kamis  (15/09/2022) sampai dengan Jumat  (16/09/2022), bertempat di Royal Palm Cengkareng Jakarta Barat secara hybrid.

Mengawali kegiatan Bimtek tersebut, Dirjen Bina Pembangunan Daerah menugaskan Plt. Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah Iwan Kurniawan, ST., MM untuk membuka secara resmi.

Peserta Bimtek tahap 2 (dua) diikuti oleh ASN Ditjen Bina Pembangunan Daerah dan Perangkat Daerah Se-Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Peserta yang hadir secara luring sebayak 84 orang dan yang hadir secara daring sebanyak 779 orang. 

Tujuan Ditjen Bina Bangda melaksanakan Bimtek ini yaitu diharapkan peserta mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan/keahlian dan sikap (kompetensi) SDM Aparatur yang membidangi penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Pembangunan Daerah (RPD), Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra-PD) di lingkungan Pusat dan Pemerintah Daerah dan memahami tahapan serta tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi  Rencana Pembangunan Daerah (RPJMD/RPD)  dan Rencana Perangkat Daerah (Renstra dan Renja PD); serta memahami teknis penyusunan RPJMD/RPD, Renstra-PD dan pengendalian evaluasi dokumen perencanaan.

Ditjen Bina Bangda mengundang beberapa narasumber yang berkompeten dan memiliki banyak pengalaman yaitu dari Kemenpan RB, UGM dan Akademisi/Praktisi Perencanaan Pembangunan Daerah.

"Bimtek ini sangat penting dan strategis bagi para perencana baik kami sebagai pembina daerah maupun para perencana di daerah," tambah Iwan

"Untuk mencapai target pembangunan nasional diperlukan sinergitas dan sinkronisasi antara pemerintah pusat dengan daerah begitupun Provinsi dengan kab/kota," jelas Iwan.

Posting Komentar untuk "Kemendagri Berikan Bimtek Peningkatan Ratio SDM Perencana Pembangunan Daerah Tahap Ke 2"