Lamongan Menambah 7 Titik Palang Pintu Perlintasan KA

LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat melaksanakan sidak pada Rabu (12/10) di lintasan KA Babat Desa Sawo dan Desa Sumurgenuk Kecamatan Babat, mengatakan di Kabupaten Lamongan terdapat 44 JPL (Jalur Perlintasan Langsung) rel kereta api yang harus segera ada palang pintu perlintasannya. 

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan, ada sekitar 13 kasus kecelakaan lalu lintas antara pengendara motor/mobil dengan kereta api sepanjang tahun 2021 hingga bulan ini.

“Ada 44 perlintasan mulai tahun 2021 sampai dengan bulan ini, itu ada sekitar 13 kecelakaan lalu lintas di kereta api. Untuk  meningkatkan keselamatan pengendara di lintasan kereta api, kita melakukan satu upaya membangun pintu perlintasan, supaya keselamatan pengendara ini bisa kita jaga dengan sebaik-baiknya. Kalau dihitung rata-rata berarti 1 bulan ada 1 kecelakaan, sehingga kita tidak ingin lagi lah ada kecelakaan di lintasan rel kereta api,” kata Pak Yes.

Menurut dia, keberadaan palang pintu perlintasan rel kerata api merupakan hal yang sangat penting, terutama jumlah JPL di Lamongan yang cukup banyak. Dari jumlah 44 perlintasan yang ada, pada tahun ini akan dipasang total 10 palang pintu di perlintasan rel kereta api Lamongan, dengan 3 palang sudah terpasang (2 palang pintu dibangun oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan dan 1 hasil swadaya masyarakat sekitar), dan 7 palang perlintasan lagi akan dibangun tahun ini.

“Jadi kali ini kita melihat palang pintu yang dibuat oleh Dishub. Setelah ini nanti akan kita buat lagi tujuh, di lintasan kereta api yang lain. Kita tahu ini sangat penting, menyangkut keselamatan manusia, keselamatan nyawa, terutama banyaknya lintasan di Lamongan,” jelas bupati.

Tujuh titik lokasi yang dipilih merupakan lokasi prioritas rawan kecelakaan berdasarkan tinggi volume lalu lintas yang melintasinya. Adapun lokasi yang dipilih yakni JPL 262 (Plaosan-Babat), JPL 269 (Moropelang-Babat), JPL 281 (Waru Kulon- Pucuk), JPL 295 (Sumlaran-Sukodadi), JPL 308 (Desa Karanglangit Kecamatan Lamongan),  JPL 332 (Dusun Pondok Desa Pandanpancur Kecamatan Deket), JPL 329 (Deket Wetan Kecamatan Deket).

Tahun depan, pemkab berkomitmen akan menambah lagi jumlah palang pintu KA di perlintasan sepanjang jalur KA Deket-Babat. “Kedepannya kita akan buat yang lebih baik lagi, artinya ada sistem pengendali otomatisnya. Selain itu juga, kita melakukan pembinaan terhadap penjaga palang pintu ini,” tambahnya. 

Buapti juga melakukan sidak ruas Jamula (Jalan Mantap dan Alus Lamongan) di Gendongkulon-Plaosan dengan panjang total 1.164 meter. (Mas)

Posting Komentar untuk "Lamongan Menambah 7 Titik Palang Pintu Perlintasan KA"