// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

33 Kelurahan di Jaksel Rawan Banjir

Oleh: Badar

Jakarta-Bencana banjir hingga kini masih mengancam beberapa wilayah di Jakarta Selatan. Berdasarkan data yang diperoleh masih ada sekitar 33 kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan rawan banjir.

Ke-33 wilayah kelurahan yang masih dinyatakan rawan banjir meliputi; Kecamatan Tebet (Kelurahan Manggarai), Kecamatan Setiabudi (Kelurahan Guntur), Kecamatan Mampangprapatan (Kelurahan Bangka, Tegalparang, Mampangprapatan, Pelamampang, Kuninganbarat), Kecamatann Pasarminggu (Kelurahan Pejatenbarat dan Pejaten timur).

Kecamatan Kebayoranlama (Kelurahan Pondokpinang, Grogolutara, Grogolselatan, Kebayoranlama Utara, Kebayoranlama Selatan dan Cipulir), Kecamatan Kebayoranbaru (Kelurahan Cipeteutara, Petogogan, Rawabarat dan di bantaran kali), Kecamatan Cilandak (Kelurahan Gandariaselatan, Cipeteselatan, Cilandakbarat, Pondoklabu, Lebakbulus), Kecamatan Pancoran (Pengadegan dan Rawajati), Kecamatan Jagakarsa (Kelurahan Tanjungbarat Barat, Lentengagung, Srengsengsawah, Jagakarsa, Kecamatan Pesanggrahan (Kelurahan Petukanganutara, Ulujami, Bintaro.

Seperti kita ketahui, beberapa hari terakhir, sebagian wilayah ibu kota Jakarta diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dari hasil analisis kondisi fisis dan dinamika atmosfer serta laut, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) memperkirakan musim hujan tahun ini di 220 zona musim (ZM) di seluruh Indonesia akan terjadi pada bulan Oktober-November.

Pada bulan November, beberapa wilayah di ibu kota Jakarta diperkirakan memiliki potensi tinggi terhadap banjir yang diakibatkan dari tingginya intensitas hujan.

Kepala Seksi Penanggulangan Bencana Suku Dinas Ketentraman Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat (Tramtib dan Linmas) Jakarta Selatan Bane S meminta masyarakat tetap waspada terhadap bencana banjir. "Kita berharap tidak terjadi banjir, meski begitu masyarakat diminta tetap waspada,” jelasnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama