// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Serangan Israel memperdalam keretakan di Lebanon


OBeirut, Lebanon – Pada Minggu malam, Georges, 44 tahun, sedang duduk di balkonnya di Ain Saadeh, daerah yang mayoritas penduduknya beragama Kristen di sebelah timur Beirut, ketika teleponnya berdering di dapurnya, Ia berjalan untuk menjawabnya, dan tepat saat ia mengangkat telepon, sebuah ledakan keras mengguncang bangunan di belakangnya.

Lanjut...

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Sudah Membusuk di Kaliori

REMBANG-Warga desa Purworejo kecamatan Kaliori Selasa (16/11/2010) pagi tadi sekira 06.00 WIBB digegerkan temuan mayat laki-laki di perairan desa setempat. Peristiwa tersebut segera dilaporkan kepala desa Purworejo Rasmani ke Polsek Kaliori untuk ditindak lanjuti.

Gabungan aparat Polsek Kaliori, Pol Air, Reskrim dan TNI AL Pos Kamla Rembang kurang lebih 30 menit kemudian tiba di lokasi, langsung mengevakuasi mayat tersebut. Usai diperiksa oleh petugas medik, jenazah dikirim ke kamar mayat DR R Sutrasno Rembang.

Kapolres Rembang AKBP Kukuh Kalis Susilo didampingi Kasat Pol Air AKP Edi S di kamar mayat menjelaskan, korban diperkirakan berusia antara 30-35 tahun dan berkulit sawo matang.
"Saat ditemukan kondisi tubuh sudah rusak menggembung dan wajahnya sulit dikenali," sebut Kasat Pol Air.

Menurutnya, diperkirakan korban telah meninggal lebih dari 3 hari bila melihat tingkat kerusakan tubuh dan wajahnya. Karena tidak ditemukan identitas apapun maka disebut Mr X. "Kami menunggu apabila ada warga yang kehilangan anggota keluarganya agar melihat di kamar jenazah DR R Sutrasno guna memastikan apakah mayat tersebut benar saudara mereka," cetusnya.

Ditambahkan, sebenarnya pihaknya dan tim SAR setelah menerima laporan adanya mayat mengapung di perairan desa Tanjungsari pada Minggu malam. Kemudian keesokan harinya Senen 15/11/2010  hingga malam dilakukan penyisiran, namun hingga menjelang petang tidak ditemukan maka dihentikan. "Ternyata mayat hanyut terbawa arus hingga tedampar di Tambak omben Desa Purworejo kecamatan Kaliori dan terlihat oleh warga setempat. Kemudian dilaporkan ke Mapolsek Kaliori dan selanjutnya dilakukan proses evakuasi," imbuhnya. (hasan

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama