Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Peringatan Tahun Baru Hijriyah di Citra Village Ditandai dengan Santunan Yatim


BEKASI (wartamerdeka.net) -Kegembiraan  menyambut malam Tahun Baru Islam (1 Muharom) 1439 Hijriyah tidak kalah meriahnya dengan  peringatan hari hari besar lainnya. Masyarakat Indonesia menyambut antusias dan biasanya disertai bakti sosial. 

  
Hal itu seperti dilakukan warga Perumahan Citra Villa, Kelurahan Wanasari, Kec Cibitung,  Kabupaten Bekasi pada malam tahun baru Islam, Rabu malam ( 21/9-2017) lalu. 

Warga menyambut tahun baru Hijiriah dengan menggelar santunan anak yatim dan piatu kepada kurang lebih  50 anak. 

Usai pemberian santunan dilangsungkan tausiah agama pada ba'da shalat subuh oleh Kyai dari Sukawangi, DR, H  Kurnali S, MM di Masjid Nurul Mutaqqin , Perum Citra Villa, Kel Wanasari. 

Kegiatan ini  diprakarsai  Ketua DKM Masjid, Ustad Dudung Abdul Kodir dan Panitia santunan Subur Wiwoho didukung oleh ibu ibu majelis Ta'lim Baitul Jannah,  Pimpinan Umi Elni denganypembina Ust Yusuf Muhiddin, S pdi.
      
Dalam tausiahnya Dr H Kurnali berpesan agar kegiatan sambut tahun baru Hijriyah jangan sampai ditinggalkan, karena ini adalah merupakan momentun yang sangat penting bagi umat Islam. 

"Sebab perlu diketahui bahwa jatuhnya tahun Masehi dan tahun baru Hijiriah ada perbedaan, sehingga jika menentukan balik belumnya anak anak kita untuk menjalankan ibadah shalat harus dengan hitungan tahun Hijriyah agar bisa pas. Kalau ngikuti tahun Masehi nanti gak tempat,  jadi harus tahun Hijriyah" jelasnya.
    
Sementara ketua DKM Masjid berharap acara ini bisa ditindaklanjuti para pengurus lingkungan, karena ini sangat bermanfaat untuk ukhuwah islamiyahnya dan saling berbagi dengan sesama, maka harus diagendakan. 

Santunan yang diberikan adalah hasil patungan dari masyarakat dan dibagikan berupa uang agar bisa dinanfaatkan sesuai kebutuhan. ( Yoto)
    

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama