// China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa //

Berita Foto

IMF dan Bank Dunia memulihkan hubungan dengan Venezuela


IMF telah melanjutkan hubungan dengan Venezuela, membuka kembali saluran yang memungkinkan Caracas untuk mencari bantuan keuangan
Pelaksana Tugas Presiden Delcy Rodriguez menyebut pemulihan hubungan sebagai pencapaian besar diplomasi Venezuela, setelah Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia mengumumkan pemulihan hubungan dengan Venezuela.

Baca selanjutnya...

 


Presiden Jokowi Menerima Kunjungan SBY

Presiden Jokowi menerima Presiden ke-6 RI, SBY, di beranda belakang Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/10) siang.

JAKARTA (wartamerdeka) - Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Presiden ke-6 Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka, Jumat (27/10) siang.


Tiba pukul 14.05 WIB, SBY disambut oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno di tangga Istana Merdeka. Tak lama setelah itu, Presiden Jokowi kemudian menyambut dan bersalaman dengan SBY di ruang tengah Istana Merdeka dan bersama-sama menuju beranda belakang.

Tampak Presiden Jokowi yang mengenakan setelan jas berwarna hitam, dengan dasi merah dan kemeja putih, kemeja putih lengan panjang, sementara SBY mengenakan batik lengan panjang berwarna coklat. 

Keduanya berbincang santai sambil sesekali Presiden Jokowi dan SBY tersenyum di sela pertemuan tersebut.

Setelah itu, keduanya kemudian berpindah ke ruangan Jepara Istana Merdeka. 

Pertemuan tersebut, sebagaimana dikutip dalam siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, berlangsung hingga pukul 15.15 WIB.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama