// Menteri luar negeri dari Pakistan, Turki, Mesir, dan Arab Saudi bertemu di Islamabad, dengan tujuan meredakan perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. // Serangan AS-Israel menghantam infrastruktur penting, kelompok garis keras menuntut penarikan diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. // Sakamoto Kaori dari Jepang meraih gelar juara seluncur es kejuaraan dunia di Praha, Republik Ceko, pada hari Jumat. //

Trulli
Menteri Luar Negeri Pakistan Muhammad Ishaq Dar (kiri) menyambut mitranya dari Turki, Hakan Fidan, sebelum pertemuan konsultasi dua hari dengan para menteri luar negeri Turki, Arab Saudi, Mesir dan Pakistan di Islamabad pada Minggu (29/3/2026) (Kementerian Luar Negeri Turki/Handout via Anadolu)

Destinasi Wisata

Trulli
Pucok Krueng terletak di Kabupaten Aceh Besar. Tempat ini merupakan sungai yang ada gua dan tebingnya. Jarak tempuh dari Banda Aceh sekitar 40 menit ke arah jalan Banda Aceh- Meulaboh, kemudian memasuki area jalanan berbatu yang dikelilingi hutan dan perkebunan warga. Keindahan alamnya membuat para wisatawan selalu mengabadikan setiap momentnya. Saran, bila berkunjung sebaiknya di pagi hari, karena tebingnya menutup sinar matahari saat sore hari.

Perusahaan aluminium terbesar UEA melaporkan 'kerusakan signifikan' akibat serangan Iran


Produsen aluminium terbesar di Uni Emirat Arab mengatakan bahwa lokasi pabriknya di Abu Dhabi mengalami "kerusakan signifikan" selama serangan rudal dan drone Iran.

Lanjut...

Lapang Dadaha Tasik, Akan Di Sulap Jadi Tempat Kontes Ternak Se-Jabar 2018

Kasie Produksi Pembibitan Ternak,
Dinas Pertanian
Kota Tasikmalaya, Arsim

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Rencananya Lapang Dadaha Kota Tasikmalaya akan disulap menjadi ajang kontes ternak se-Jawa Barat. Kegiatan itu akan diikuti seluruh Kota/Kabupaten yang berada di Jabar.Adapun pelaksaannya digelar pada 17-19 Juli 2018.



“Ini pertama kalinya Kota Tasikmalaya menjadi tuan rumah dalam event kontes ternak itu. Tentunya itu merupakan suatu kebanggaan bisa menggelar kegiatan tersebut.Apalagi rencananya akan dibuka oleh Plt Gubernur Jabar,”ujar Kasie Produksi Pembibitan Ternak, Dinas Pertanian Kota Tasikmalaya, Arsim, Jumat (6/7/2018).

Arsim mengatakan, kegiatan itu merupakan ajang kompetisi berbagai ternak yang akan dilombakan. Adapun ternak itu diantaranya domba, kambing dan sapi. Khusus untuk sapi, ada tiga kategori yang diikut sertakan yakni sapi perah, sapi PO dan sapi pasundan.

“Ini hanya kontes bukan diadu fisik, jadi nanti itu akan ada tim juri yang menilainya. Kontes itu lokasinya bukan di lapang upacara, tapi di bekas lapang soft ball yang masih banyak rumput, tapi tempatnya itu masih di lapang Dadaha. Sedangkan di lapang upacara itu ada bazaar UMKM, stand berkaitan pengusaha ternak, pameran olahan dan lainnya,”imbuhnya.

Kata Arsim, perhelatan itu merupakan hajat Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Jabar. Jadi semua secara teknis dan anggaran pun dalam kegiatan itu dari Provinsi. Pihaknya hanya memfasilitasi saja sarana dan prasarana untuk ikut menyukseskan selama kegiatan itu.

Dengan dipilihnya Kota Tasikmalaya sebagai tuan rumah, tentunya itu memperlihatkan bahwa meskipun statusnya sebagai kota, namun masih punya potensi besar dalam bidang peternakan.Sehingga bisa di
percaya menyelenggarakan perhelatan tersebut.

Menurut Arsim, terkait peserta dari Kota Tasikmalaya, pihaknya akan mengirim sebanyak 12 kontestan dari masing-masing kelas. Bahkan Kota Tasikmalaya dalam kontes kambing itu sudah punya nama di tingkat nasional, karena pernah juara pada 2017 untuk kategori kambing PE.

Bagi Kota Tasikmalaya sebagai tuan rumah  kegiatan itu, bisa berdampak positif secara ekonomi. Karena hadirnya event itu dapat memberikan kontribusi kepada sektor perhotelan, kuliner, pusat oleh-oleh dan tempat perbelanjaan lainnya.

“Mudah-mudahan saja dengan adanya kontes ternak itu sektor peternakan akan terus semakin bisa memberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat secara signifikan.Sehingga bisa mendongkrak peningkatan kualitas bibit ternak dan daya saing produk hasil peternakan tersebut,”pungkasnya.(Ariska)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama