// Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. //

Berita Foto

Israel Terus Melakukan Serangan di Lebanon


Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pada Rabu, telah menyerang lebih dari 100 markas dan pangkalan Hizbullah di Lebanon. Hal ini terjadi ketika para pemimpin Israel mengatakan bahwa negara tersebut tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata AS-Iran.

Lanjut...

Rayakan Sumpah Pemuda, FAM Tangerang Serukan Tolak Politik Adu Domba


TANGERANG (wartamerdeka.info) - Organisasi Mahasiswa yang mengatasnamakan diri FAM (Forum Aksi Mahasiswa) Tangerang melakukan refleksi dalam memperingati sumpah pemuda dengan melakukan aksi di depan gerbang kawasan pendidikan Cikokol Tangerang.

"Sejarah telah mencatat pada tanggal 28 Oktober 1928, perkumpulan Pelajar Indonesia dari berbagai macam warna, mulai dari suku, agama, ras dan adat istiadat, meleburkan diri untuk bersatu dalam balutan NKRI dengan Ikrar Bersama yang dinamakan SUMPAH PEMUDA," ucap Bung Sidmen, peserta dari Organisasi Mahasiswa FAM, Senin (29/10/2018)

Ditambahkan, melihat kondisi nasional hari ini dimana tahun ini adalah tahun politik, segala cara dilakukan untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, salah satunya dengan melakukan politik isu sara dan politik adu domba.

Shandi selaku Humas masa aksi menyebutkan, aksi tersebut dilakukan untuk memperingati hari sumpah pemuda 28 Oktober 2018, dalam rangka menyikapi permasalahan maraknya isu sara dan adu domba rakyat yang ditunggangi oleh elit-elit politik.

"Kami menyerukan kepada pemuda hari ini bahwasanya NKRI HARGA MATI," tegas Shandi.

Ia menambahkan,  target Aksi tersebut untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat agar sadar isu-isu yang berseliwaran adalah permainan elit politik dan masyarakat tidak mau lagi diadu domba.

"Kami ingin masyarakat tidak mau lagi diadu domba dengan isu-isu recehan, dan berbau sara karena dapat memecah belah persatuan Indonesia," tandasnya.

FAM (Forum Aksi Mahasiswa) Tangerang mengajak serta mengingatkan kepada masyarakat serta elit politik untuk:
 1. STOP ADU DOMBA RAKYAT
 2. TOLAK ISU SARA
 3. NKRI HARGA MATI
(Fatah)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama