TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Atur Lalu Lintas Di Joglo, Anggota Dishub DKI Diancam Dibunuh


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Anggota Dinas Perhubungan Jakarta Barat menjadi korban kekerasan verbal. Andri Nugroho Priyono (28) diancam pengendara sepeda motor saat atur lalu lintas Kasus ini pun ditangani Polsek Kembangan.

Kapolsek Kembangan, Komisaris polisi joko Handono menjelaskan, Andri Nugroho Priyono sedang mengatur lalu lintas di Lampu merah Joglo Kembangan Jakarta Barat. Andri melihat keributan antara pengendara hingga menimbulkan kemacetan.

"Seorang pengendara sepeda motor dari arah jengkol Joglo langsung memberhentikan mobil yang harusnya jalan. Selain itu, pengendara berteriak-teriak tidak jelas," ucap Joko dalam keterangan tertulis, jumat (8/2).

Joko melanjutkan, pengendara sepeda motor tidak terima saat dilerai dan mengeluarkan kata-kata ancaman.


"Pelaku menghampiri korban sambil berkata 'kenapa lo, songong lo, gue anak joglo. Jangan macam-macam, gue matiin loh. Sambil jari telunjuk sebelah kanan menunjuk muka korban," ucap Joko menirukan suara pengendara tersebut.

Setelah mendapat perlakukan tersebut, korban melapor ke Polsek Kembangan. Saat ini kasus tersebut sedang dalam penyelidikan. Pihaknya pun telah memeriksa tujuh orang saksi.(A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama