// Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. //

Berita Foto

Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa


Perang proksi sektor minyak Libya terjadi selama ketegangan Hormuz, menciptakan kerentanan pasokan yang berbahaya bagi pasar global.

Lanjut...

Kapusjarah TNI : Alur Film The East Indies Harus Sesuai Sejarah Kemerdekaan Indonesia


MAGELANG (wartamerdeka.info) - Alur  cerita dan setting pembuatan film  The East Indies  yang dilaksanakan oleh pihak penyelenggara  pembuatan film di beberapa wilayah lokasi shooting   harus sesuai dengan Sejarah Kemerdekaan Indonesia.
Demikian penekanan Kapusjarah TNI Brigjen TNI Prantara Santosa, S.Sos., M.Si., M. Tr. (HAN) dalam kunjungan supervisi proses shooting  pembuatan film  di sungai Progo, Desa Kalijoso, Secang, Magelang dan di Gedung Bakorwil, Cacaban, Magelang, Jawa Tengah. Kamis (21/2/2019).
Lebih lanjut  Kapusjarah TNI menyampaikan agar pihak penyelenggara  pembuatan film harus memastikan  agar alur cerita dan pengambilan adegan sedekat mungkin disesuaikan dengan kejadian sejarah kemerdekaan Indonesia, tambah Kapusjarah TNI.
Kapusjarah TNI juga mengingatkan kepada pihak penyelenggara agar terus menjaga hubungan  baik dan bersinergi dengan masyarakat setempat, memastikan tidak ada pihak yang dirugikan khususnya di lokasi shooting pengambilan gambar. 
"Masyarakat harus dapat mengambil manfaat yang baik dari proses pembuatan film ini, jangan ada pihak yang dirugikan," tambahnya
Dalam  kegiatan kunjungan pendampingan tersebut Kapusjarah TNI  hadir di lokasi shooting  film dan melaksanakan observasi langsung terhadap pengambilan adegan  rangkaian peristiwa  yang dilakukan di arus deras sungai Progo dan adegan peledakan jembatan Trinil.
Kapusjarah  TNI juga mengecek penggunaan senjata laras panjang  jenis Lee-Enfield yang merupakan senapan standard pasukan Belanda  yang digunakan saat itu  pada masa penjajahan.(Puspen TNI) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama