Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sejumlah Wilayah Di Kobar Dilanda Banjir


KOBAR (wartamerdeka.info) - Akibat  insitas curah hujan yang cukup tinggi di Kalimanan Tengah, khususnya Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), sejumlah wilayah dilanda banjir, di antaranya  desa Sungai Hijau, Kecamatan Pangkalan Banteng.

Menurut keterangan kepala desa Sungai Hijau, Weles,   terjadinya banjir akibat  adanya  curah hujan yang cukup tinggi.

Air hujan tersebut memasuki  sungai Paket untuk keluar kearah sungai Besar, tapi karena sungai tersebut tidak dapat menampung debit air yang cukup berat maka air  meluap ke jalan dan pemukiman warga yang tingginya mencapai satu meter.

Kejadian banjir ini sekitar tengah malam atau Rabu dini hari (6/3/3018).

Data yang berhasil dihimpun, sekitar dua RT diantaranya  RT 9 dan 10  yang terendam banjir.

Kemudian pihaknya sesegera mungkin mengamankan warga yang terkena banjir ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kecelakaan dan pula untuk mengantisipasi terjadinya banjir yang lebih besar.

"Warganya kami ungsikan di tempat yang lebih tinggi dan aman, yaitu di aula desa," ujar  Weles.

Kades  juga mengungkapkan, dalam penanganan  banjir tersebut pihaknya sudah koordinasi dengan pihak kecamatan Pangkalan Banteng dan Polsek Pangkalan Banteng, agar pengamanan dan bantuan  bisa lebih terakomodir dengan baik.

Ketika dikonfirmasi, kepala BPBD kabupaten Kotawaringin Barat Fetrus Rinda mengatakan pihaknya sudah mengetahui adanya banjir itu.

Menurutnya, banjir bukan hanya di kecamatan Pangkalan Banteng saja tetapi juga di kecamatan Aruta.

Saat ini  pihak BPBD Kobar sudah  turun meninjau  ke lapangan bersama Bupati. (Taufik Hidayat)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama