TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Antisipasi Kemacetan di Pelabuhan Merak, Polda Banten Siapkan Rekayasa Lalu Lintas


CILEGON (wartamerdeka.info) - Dalam mengantisipasi kepadatan penumpang dan arus mudik di Pelabuhan Merak, Kepolisian Daerah (Polda) Banten sudah menyiapkan beberapa opsi rekayasa lalu lintas. Salah satunya dengan memberlakukan sistem satu arah di dalam Tol menuju pelabuhan.

Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomex Korniawan menerangkan bahwa pemberlakuan rekayasa lalu lintas tersebut tergantung dari situasi dan kondisi di Pelabuhan Merak sendiri.

"Jika pelabuhan padat, sementara tol menuju pelabuhan juga mengalami hal yang sama, maka akan diberlakukan satu arah dan contra flow dari gerbang tol Cilegon Barat," kata Wakapolda Banten kepada awak media di Serang, Banten, Rabu (15/5/2019).


Menurutnya, jika diperlukan, pihaknya akan memberlakukan contra flow apabila dalam tol sampai gerbang tol Cilegon Timur mengalami kepadatan.

"Dengan catatan daya tampung di pelabuhan masih cukup, baru kita  berlakukan satu arah rekayasa lalin dari km 94 dan atau 83," ujarnya.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi menghimbau kepada masyarakat, sebelum mudik agar dipersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk memperlancar perjalan menuju kampung halaman.

"Siapkan segala sesuatu yang dibutuhkan selama perjalanan. Jika yang membawa kendaraan, cek betul jangan dianggap spele. Mulai dari kondisi ban, oli, faktor keamanan, dan kondisi fisik yang prima," imbau AKBP Edy Sumardi.(A/fatah)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama