// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Gebyar Sholawat Tandai Penarikan KKN Mahasiswa IAIIG - UNUGHA Cilacap


CILACAP (wartamerdeka.info) - Penarikan Mahasiswa KKN IAIIG - UNUGHA Cilacap di wilayah Kecamatan Kawunganten di tarik dari kegiatannya.

Penarikan tersebut ditandai dengan kegiatan Gebyar Sholawat dengan tema 'Cinta Nabi Cinta NKRI' yang bertempat dilapangan Desa Ujungmanik Kecamatan Kawunganten, Rabu (28/8/2019) malam.

Acara dipimpin oleh Habib Haedar Ali Al Atthas dari Kesugihan dan dihadiri Bappellitbangda Kabupaten Cilacap Aris Sunarya, Rektor IAIIG - UNUGHA Drs. KH Nashrulloh, M.H, Forkopincam Kawunganten, Kepala Desa Ujungmanik Sugeng Budiyatno beserta beberapa perwakilan Kepala Desa di wilayah Kecamatan Kawungaten serta ribuan masyarakat Desa Ujungmanik dan sekitarnya.

Bupati Cilacap dalam sambutannya yang dibacakan Camat Kawunganten Suharyanto, Sos. MM mengatakan, bahwa kegiatan Gebyar Sholawat ini sebagai tanda berakhirnya pelaksanaan tugas mahasiswa UNUGHA yang mengikuti kegiatan KKN.

Secara pribadi dan Pemerintahan Kabupaten Cilacap, Bupati mengucapkan terima kasih kepada Rektor, para dosen pembimbing dilapangan, serta para mahasiswa yang telah banyak melakukan kegiatan selama melaksanakan KKN.

"Dengan kehadiran Mahasiswa KKN, masyarakat tidak saja mendapatkan tambahan pengetahuan, akan tetapi juga memperoleh sumbangan pikiran dan kerja nyata dalam rangka mensukseskan berbagai program pembangunan di Kabupaten Cilacap. Hal ini tentunya sejalan dengan Tri Dharma perguruan tinggi, yang salah satu diantaranya adalah pengabdian masyarakat," ungkap Bupati.


Dengan berakhirnya KKN ini, Bupati berharap kepada masyarakat dilokasi KKN agar kemampuan dan kemauan berswadaya dilestarikan walaupun pelaksanaan KKN ini sudah selesai. Selanjutnya Bupati Cilacap secara resmi menyerahkan Mahasiswa KKN kepada Rektor UNUGHA Cilacap.

Babinsa Ujungmanik Koramil 09/Kawunganten Sertu Mulyanto juga ikut menghadiri kegiatan tersebut. Usai mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, Sertu Mulyanto mengatakan bahwa selama ini Mahasiswa KKN UNUGHA Cilacap tersebar di 5 desa di Kecamatan Kawunganten. Diantaranya Desa Ujungmanik, Babakan, Grugu, Bringkeng dan Kubangkangkung.

"Semoga kehadiran para Mahasiswa di kelima desa ini memberikan dampak yang positif bagi masyarakat terutama dalam rangka meningkat perekonomian dan kemajuan desanya," harapnya.(gus)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama