Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

25 Pelaku IKM Di Kab Muara Enim Ikuti Pelatihan Bimtek Membatik


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Sebanyak 25 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di bawah binaan Dinas Perdagangan Kabupaten Muara Enim mengikuti bimtek membatik, Selasa (03/09/2019).

Kegiatan ini diharapkan akan menjadi inovasi persaingan di era globalisasi dan pasar bebas dunia.

Mendatangkan nara sumber  dari balai pelatihan membatik Yogyakarta,  kegiatan ini diharapkan  akan menjadi pengetahuan para peserta IKM yang akan dididik selama empat hari kedepan yang berlangsung di Hotel Serasan Sekundang Muara Enim.

Mewakili Bupati Muara Enim, Kepala Dinas Perdagangan Muara Enim Syarfudin, S.Sos MM mengungkapkan bahwa kegiatan membatik ini adalah untuk meningkatkan kualitas SDM sehingga dapat bersaing mengembangkan inovasi produk dan meningkatkan kualitas produk unggulan Kabupaten Muara Enim di bidang industri sandang agar memotivasi para IKM menjadi pelaku usaha yang tangguh.

Pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan wirausaha baru di bidang industri sandang di Kabupaten Muara Enim untuk meningkatkan perekonomian pelaku usaha dan perekonomian masyarakat di lingkungan tempat usaha.

Kabid perindustrian Dinas Perdagangan Muara Enim Dessy Hershanty, SE MM mengatakan,  bahwa Pelatihan membatik kegiatan pembinaan industri kecil dan menengah ini untuk memperkuat jaringan klaster industri dalam menghadapi pasar bebas sehingga para pelaku IKM harus lebih responshif dalam persangingan barang yang datang dari luar.(Agus v)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama