// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Kogaslagab TNI Berhasil Hancurkan Musuh dengan Peluru Kendali Exocet MM 40 Block-3


JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab) TNI  dengan unsurnya KRI Sultan Iskandar Muda-367 berhasil dan sukses menembakkan Peluru Kendali Exocet MM 40 Block-3 dan tepat mengenai sasaran kapal musuh, pada serial Latihan Gabungan (Latgab) TNI Yudha Dharma tahun 2019, Sabtu (7/9/2019) di Peraian Laut Jawa.

Keberhasilan penembakan unsur TNI AL Kogaslagab ini merupakan bentuk Operasi Pemutusan Garis Perhubungan Laut Lawan sehingga medan laut dapat dikuasai sepenuhnya dan unsur-unsur laut lainnya dapat melaksanakan manuvra operasi selanjutnya. Sasaran  yang berhasil ditembak oleh KRI Sultan Iskandar Muda-367 dengan jarak sejauh 40 Nautical Mile atau lebih kurang 74 km.

Peluru Kendali Exocet MM 40 Block-3 yang ditembakkan ini merupakan senjata strategis TNI AL yang memiliki kemampuan dalam menyerang kapal permukaan (Anti-Ship Missile), serta mampu menyerang kapal sasaran untuk Coastline or Littoral Attack Mission.

Keberhasilan penembakan senjata strategis unsur-unsur laut dalam Latgab TNI ini, disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Korsahli Kasal, Aspam Kasal, Asops Kasal, Aslog Kasal, Pangkoarmada I selaku Pangkogaslagab, Pangkoarmada II selaku Pangkogasgabfib, Dankormar dan Para Kadis terkait yang onboard di KRI I Gusti Ngurah Rai-332 sebagai Kapal Markas.

Pada Latgab TNI tahun 2019, TNI AL mengerahkan puluhan Alutsista yang terdiri dari 23 unsur KRI, 14 Pesawat Udara, 139 material tempur Marinir, serta melibatkan 4.242 prajurit TNI AL yang akan melaksanakan pendaratan pasukan di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur. Puncak Latgab akan dilaksanakan pada tanggal 9 sampai dengan 12 September 2019, yang rencananya akan dihadiri Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama