Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sosialisasi Penyakit Kaki Gajah, Sekda OKU: Lebih Baik Mencegah Dari Pada Mengobati


OKU (wartamerdeka.info) - Sekda OKU Dr  Drs H Achmad Tarmizi SE MT MSi MH membuka Rapat Pembinaan DWP OKU dan Sosialisasi Penyakit Kaki Gajah berlangsung di Ruang Rapat Abdi Praja Pemkab OKU, Kamis (24/10/2019).

Turut menghadiri Ketua DWP OKU serta jajaran keangotaan Dharma Wanita Persatuan OKU dan jajaran Pemkab OKU.

Selaku Penasehat DWP Kabupaten OKU Sekda OKU mengharapkan dukungan kepada kabag dan kasubbag di lingkungan Setda OKU untuk dapat lebih bersinergi dalam kegiatan DWP.

Disampaikan Sekda bahwa Penyakit kaki gajah atau disebut lymphatic filariasis disebabkan oleh cacing filaria yang menginfeksi kelenjar getah bening.

"Cacing ini masuk ke tubuh manusia dengan perantara nyamuk," terangnya.

Dalam rangka bulan Ini adalah bulan Program Eliminasi Kaki Gajah Dinas kesehatan OKU membagikan obat filariasis secara gratis.

Sekda berharap kepada anggota DWP OKU untuk menyampaikan kepada seluruh warga dilingkungannya masing-masing untuk minum obat pencegahan Filariasis secara teratur.

Juga Sekda mengajak masyarakat OKU wajib meminum obat secara teratur yang telah di bagikan oleh Dinas Kesehatan.

"Lebih baik mencegah dari pada mengobati," pungkasnya. (Maret)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama