// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Bakamla RI Bentuk Relawan Penjaga Laut Nusantara


LAMPUNG (wartamerdeka.info) -   Bakamla RI melakukan survey keamanan dan keselamatan laut dalam rangka pembentukan Relawan Penjaga Laut Nusantara (Rapala) di daerah pesisir Kampung Keramat Lampung Selatan dan di Daerah PPI Muara Piluk, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Jumat (15/11/2019).

Upaya tersebut sekaligus sebagai tindak lanjut dari  pengembangan pemberdayaan masyarakat pesisir Lampung Selatan dalam menjaga, mengelola dan mengawasi keamanan, keselamatan, dan perlindungan lingkungan laut di sekitar wilayah pesisir Lampung Selatan.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Lampung Selatan Meizar Melanisia menyatakan mendukung penuh dengan adanya kegiatan dari Bakamla RI untuk membentuk Relawan Penjaga Laut Nusantara (Rapala) dan siap membantu jika ada kendala nantinya. "Rencana kegiatan pembentukan Rapala juga sudah disampaikan kepada protokoler Pemerintah Daerah Lampung Selatan yang akan diteruskan kepada Plt. Bupati Lampung Selatan," ujar Meizar.

Adapun pemilihan lokasi pembentukan Rapala di daerah Lampung Selatan adalah karena kejadian-kejadian yang pernah terjadi, seperti terjadinya penyedotan pasir di laut dekat gunung Krakatau yang dapat merusak ekosistem laut, nelayan yang terombang ambing di laut selama 12 jam dikarenakan perahu bocor, hilangnya 3 wisatawan dari Tionghoa yang baru ketemu 1, tingginya ombak di laut dengan cuaca yang sedang tidak bersahabat, sehingga banyak nelayan yang tidak berani berlayar lebih lanjut dan masih kurangnya alat keselamatan yang memadai pada kapal-kapal kecil.

Selain melakukan survey rencana pembentukan Rapala, Kasi Potensi Keselamatan Laut Mayor Bakamla Tri Rah Astuti, S.E., juga memberikan puluhan lifejacket kepada nelayan setempat. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama