// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Nasrullah Larada, Ketum Baru KB PII, Terpilih Secara Aklamasi

Ketum KB PII terpilih Nasrullah Larada (kiri) bersama Dewan Pembina KB PII Pusat, Sutrisno Bachir
YOGYAKARTA (wartamerdeka.info) -  Sabtu, 21.50, puncak agenda Muktamar KB PII ke 6 sudah berakhir. Setelah musyawarah mufakat, secara aklamasi memilih ketua umum (ketum) yang baru, periode 2019-2023 berlangsung lancar dan aman.

Dan, Nasrullah Larada S.IP, MSi, terpilih sebagai Ketum baru untuk periode kedua ini.

"Akhirnya kegiatan Muktamar KB PII ke 6, tuntas malam ini," kata Sutrisno Bachir, ketua Dewan Pembina KB PII Pusat  saat memberikan kata sebutannya pada penutupan Muktamar Sabtu malam (16/11/2019) di Ballroom Grand Keisha Hotel.

Muktamar yang mulai dihelat Kamis (14/11) tersebut dengan sejumlah rangkaian agenda kegiatannya berlangsung relatif lancar dan sukses.

Menurut Sutrisno Bachir, dalam Muktamar ke 6 KB PII ini, telah melahirkan sejumlah gagasan brilian yang mungkin akan bermanfaat buat gerakan kita dan KBPII dan PII di masa masa 4 tahun  mendatang.


"Dan ini, saya kira contoh yang baik buat ormas Islam lainnya, dimana proses muktamar KBPII kali ini berjalan dengan sejuk, damai dan melalui musyawarah mufakat dalam memilih Ketua Umum," katanya

Karena pada hakekatnya, lanjut SB, panggilan Sutrisno Bachir,  pemimpin harus dipilih oleh yang berhak memilih.

"Saya melihat, selama muktamar ini, tidak ada kampanye, bahkan, Mas Nasrullah, justru  meminta supaya muncul kandidat lain, untuk menggantikannya, namun itu tidak juga muncul," ungkap SB.

Lebih lanjut, Cak Tris mengungkapkan mungkin, karena para peserta muktamar melihat track record Nasrullah selama 4 tahun ini, di periode pertamanya kemarin, sehingga sangat diharapkan bisa menapak melanjutkan ke periode kedua.

"Nah, dari pengalaman pelaksanaan Muktamar KB PII ini, saya akan meniru muktamarnya KBPII yang sejuk dan damai ini. Ketika nanti melaksanakan kongres partai," tambah Sutrisno Bachir
(Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama