Widget HTML Atas


Hadiri Launching Meral Integrated Maritime Industry, Bupati Aunur Rafiq Berharap Tenaga Kerja Lokal Banyak Terserap


KARIMUN (wartamerdeka.info) -  Pelaksanaan syukuran Launching  dimulainya reklamasi PT Grace Rich Marine (GRM), Kamis (12/12-2019), di Sei. Raya, Kelurahan Sei. Raya, Kecamatan Meral dilakukan oleh Bupati Karimun, Dr  H Aunur Rafiq SSos MSi dengan didampaingi Wakil Bupati H Anwar Hasyim M.mSi dan Ketua DPRD Karimun M Yusuf Sirat beserta Anggota DPRD lainnya.

Turut hadir juga dalam acara ini, Perwakilan Bea dan Cukai TBK, Polres Karimun, KSOP TBK, FKPD Karimun, SKPD Karimun, Imigrasi TBK, Dandim 0317 TBK, Danlanal TBK, Ketua Pengadilan TBK, Jajaran pimpinan PT. CCC Tianhang Marine Heavy Industry, Jajaran pimpinan PT. GRM, para pengusaha, Tokoh Masyarakat beserta tamu undangan lainnya.

Li Guohui, Presiden Direktur PT Grace Rich Marine saat diwawancarai mengatakan pengerjaan ini untuk tahap awal reklamsi diperkirakan selesai dalam 10 bulan dengan memperkerjakan sekitar 100 orang terlebih dahulu.

Luas reklamsi untuk tahap awal sesuai dengan ijin yang dimiliki seluas 49 Ha. Selain reklamasi, PT GRM juga akan melakukan pengerukan pendalaman alur dan material dari pengerukan ini juga akan digunakan untuk reklamasi.


Setelah reklamasi di tahap awal selesai akan dilanjut dengan pembangunan kemaritiman industry yang integrited dan disana nantinya akan ada pabrik-pabrik, galangan kapal beserta pembangunan lainnya.

"Dalam proses  mulai pembangunan inilah nanti kami mulai merekrut penambahan karyawan secara bertahap hingga selesai pembangunan. Dan bila pembangunan selesai sepenuhnya minimal perusahaan bisa memperkerjakan karyawan sampai 10.000 orang," ungkap Li Guohui melalui penerjemahnya.

Bupati Karimun menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah memberi apresiasi dan menyambut baik PT GRM yang akan memulai aktifitasnya. Kita berharap mudah-mudahan ini dapat berjalan dengan baik, karena akan memberikan dampak yang cukup besar untuk penyerapan tenaga kerja.

"Walaupun awalnya investasi berkisar hampir di bawah Rp 1 Triliun untuk reklamasi, perusahaan ini juga sudah mengantungi ijin dari Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut dan sudah dicek kebenarannya oleh KSOP TBK bersama pihak-pihak terkait," jelasnya.

Untuk masalah nelayan yang akan timbul harus diselesaikan dengan segera. Termasuk dengan masalah tanah pada prioede yang lalu juga harus dapat diselasai dengan cara bernegosiasi dan pemilik tanah juga harus bisa menunjukkan bukti-bukti kepemilikan.

Untuk pendalaman alur juga bila ada berkaitan dengan Instansi-Instansi lain seperti BC, Olah Gerak kapal dengan KSOP juga harus dikoordinasikan.

"Terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah penyerapan tenaga kerja lokal. Oleh karena itu komitmen ini akan kita tindaklajuti dengan surat Bupati sebagaimana seperti kepada PT. Saipem yang kita minta 70 persen adalah tenaga kerja lokal bagi setiap perusahaan yang masuk ke Kabupaten Karimun," terangnya.

Terkait dengan pengawasan akan dilakukan secara ter-integrated yang artinya seluruh Dinas yang terkait akan melakukan pengawasan, termasuk teman-teman Media bersama Masyarakat dan apabila ada persoalan-persoalan dapat disampaikan dan diselasaikan dengan baik.

"Karena kita butuh investasi masuk Karimun, tetapi investasi juga butuh jaminan dab kepastian hukum serta kenyaman usaha," tambahnya.

Untuk menciptakan semua itu, seluruh stakeholder dan komponen masyarakat harus bisa bersama-sama menjaganya agar kelesuan investasi dan kelesuan tenaga kerja dapat terjawab semuanya.

"Dengan demikian di tahun 2020  yang akan datang akan menuju awal yang baik, investasi dapat terbangun, lapangan kerja terserap, dan pertumbuhan ekonomi dapat mulai bangkit di Kabupaten Karimun," tegasnya

PT GRM ini adalah anak perusahaan dari PT China Communication Construction (CCC) yang merupakan perusahaan milik Negara China dan pada saat ini menempati peringkat ke-93 dalam 500 perusahaan terbesar di dunia.

Perusahaan ini juga merupakan perusahaan desain dan kontruksi dalam pembangunan pelabuhan, jalan raya dan jembatan terbesar di dunia.

Selain itu juga merupakan perusahaan pengerukan, manufaktur container crane  dan desain flatform pengeboran minyak lepas pantai di dunia.    (Sihat)

Posting Komentar untuk "Hadiri Launching Meral Integrated Maritime Industry, Bupati Aunur Rafiq Berharap Tenaga Kerja Lokal Banyak Terserap"