// Spanyol menikmati malam yang nyaman saat Mikel Oyarzabal mencetak dua gol atas Serbia pada laga pemanasan Piala Dunia 2026. // Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangan meskipun ada upaya untuk mengakhiri perang. // ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. // Pemerintah Malaysia rencana mengurangi jumlah pekerja asing untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan. // Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel.//

Trulli
Seorang pengungsi duduk di samping tendanya di sebuah perkemahan sementara, di tengah meningkatnya permusuhan antara Israel dan Hizbullah, seiring berlanjutnya konflik AS-Israel dengan Iran, di Beirut, Lebanon, pada 26 Maret 2026 [Raghed Waked/Reuters]

Beritanya..

Hossein: Pihak Iran akan terus melakukan perlawanan habis-habisan


Hossein Kanani Moghaddam, mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, mengatakan kepada NHK pada hari Jumat bahwa dirinya skeptis terhadap pernyataan Trump yang meminta waktu untuk menyelesaikan pengerahan pasukan AS di kawasan itu, guna merebut pulau-pulau di Teluk Persia. Dirinya menekankan pihak Iran akan terus melakukan perlawanan habis-habisan.

Lanjut...

Panglima TNI Bangga Atas Prestasi Yang Telah Di Raih Tim Karate Indonesia Pada Sea Games 2019


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Panglima TNI TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P.  menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang telah di raih oleh Tim Karate Indonesia pada Sea Games 2019 dengan meraih 2 medali emas, 3 medali perak dan 4 medali perunggu.

Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. selaku Ketua Umum PB FORKI pada saat menyambut Tim Nasional Karate Indonesia pada SEA Games 2019 di Ruang Hening Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (11/12/2019).

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI memberikan apresiasi kepada para atlet dan official Kontingen Karate Indonesia yang  telah berjuang keras dengan segenap curahan tenaga dan pikiran untuk mendapatkan hasil  yang terbaik bagi bangsa Indonesia.

Lebih lanjut Panglima TNI juga menekankan kepada para atlet yang telah meraih medali emas, jangan cepat merasa puas dengan raihan medali emas saat ini, tetap berlatih dan tingkatkan kemampuan agar dapat berprestasi lagi kejuaraan yang lebih tinggi.

’’Prestasi tersebut merupakan buah manis dari kerja keras para atlet dan official Kontingen Karate Indonesia yang telah berlatih di pemusatan latihan selama 6 bulan menjelang Sea Games demi membela sang Merah Putih agar berkibar di Sea Games 2019  Filipina’’, katanya.

“Terus bina prestasi demi NKRI, betapa bangganya ketika mendengarkan lagu Indonesia Raya dan merah putih berkibar karena mendapatkan medali emas, Kebanggaan kita adalah kebanggan bangsa Indonesia”, ucap Panglima TNI.


Sebuah Prestasi yang membanggakan dari 2 Prajurit TNI yang tergabung dalan Tim Karate tersebut meraih 2 medali. Serda Sandy Firmansyah anggota Yonzikon 14 meraih medali Perunggu dan Sertu Rifki Ardiansyah anggota Jasdam V/Brawijaya meraih medali Perak.

Dalam kegiatan tersebut Panglima TNI juga mendengarkan cerita dari seorang atlet putri bernama Ceyco yang berhasil meraih medali perak dalam Komite yang menceritakan bahwa Karate merupakan bagian dari jiwanya, sehingga akan terus berjuang untuk mengharumkan merah putih melalui Karate. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama