// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Iran mengalami kerugian perang sebesar $270 miliar harus dikompensasi


Iran mengalami kerugian perang sebesar $270 miliar harus dikompensasi, sementara pembicaraan baru dengan AS akan segera dimulai. Tuntutan kompensasi atas kerusakan perang yang disebabkan oleh serangan AS dan Israel terhadap infrastruktur penting..

Baca selanjutnya...

 


Inovasi Baru Layanan Pajak, Bapenda Purwakarta Luncurkan Aplikasi Siceupol


PURWAKARTA  (wartamerdeka.info)  - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Purwakarta, meluncurkan sebuah inovasi untuk memudahkan dan memaksimalkan pendapatan di sektor Pajak Daerah. Terutama, yang berkaitan dengan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Layanan Pajak berbasis teknologi ini diberi nama Sistem Aplikasi Cek PBB Online (Siceupol) kegunaannya bisa mengecek PBB lebih mudah.  Caranya?  Hanya dengan memegang Handphone, para Wajib Pajak langsung bisa mengetahui informasi soal PBB melalui aplikasi ini

Kepada Awak Media, Kepala Bapenda Kab. Purwakarta Hj Nina Herlina ketika meluncurkan Aplikasi ini di Pendopo Pemkab, Selasa (11/02/2020), mengatakan, Aplikasi Siceupol ini sudah bisa diunduh melalui smartphone.

Pihaknya sengaja membuat layanan Pajak Daerah dengan sistem Aplikasi ini sebagai pengembangan dan inovasi untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pengecekan dan pembayaran Pajak

"Ke depan, para wajib pajak tak hanya bisa mengakses informasi mengenai tagihan maupun layanan informasi lain soal PBB. Tapi, nanti bisa juga untuk melakukan pembayaran melalui aplikasi tersebut,"  Terang Nina.

Lebih jauh Nina mengaku, dalam pengembangan aplikasi tersebut pihaknya berencana menjajaki kerjasama dengan perusahaan teknologi yang ada. Jadi ke depan Wajib Pajak bisa juga melakukan pembayaran PBB melalui aplikasi tersebut,
dengan demikian masyarakat tak perlu lagi repot antri datang ke kantor Bapenda.

Sedangkan untuk target pendapatan daerah di sektor PBB, tahun ini mencapai Rp 71,5 miliar. Pihaknya optimistis target tersebut bisa terealisasi 100 persen. Apalagi, saat ini sudah ada kemudahan - Kemudahan

"Kami juga akan memaksimalkan peran para kolektor PBB di masing – masing Desa. Salah satu tugasnya, untuk menyosialisasikan aplikasi tersebut,"  pungkas Nina.  (A.Budiman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama