Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kapolri Apresiasi Polda Riau dalam Penanganan Karhutla


RIAU (wartamerdeka.info) - Kapolri Jenderal Idham Azis sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Polda Riau dan jajaran Forkopimda di Provinsi Riau, dalam upaya pencegahan dan antisipasi terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Itu disampaikan jenderal bintang empat tersebut saat meninjau Posko relawan Karhutla yang berlokasi di area Purna MTQ Kota Pekanbaru, Rabu, 12 Februari 2020 sore.

Adapun Kapolri ke Pekanbaru bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, selama dua hari.


Dalam kesempatannya, Panglima TNI dan Kapolri juga melihat langsung bagaimana upaya seluruh stake holder dalam pencegahan terjadinya Karhutla. Mulai dari Posko Karhutla di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Roesmin Nurjadin, hingga posko relawan di Purna MTQ.

Kesiapan Riau dalam pencegahan Karhutla tersebut, mendapat apresiasi dari Kapolri Jenderal Idham Azis. Bahkan ia mengintruksikan agar beberapa Polda di Indonesia mencontoh apa yang dilakukan di Provinsi Riau.

"Saya sangat apresiasi kesiapan seluruh jajaran Forkopimda Riau dalam upaya pencegahan, dan hari ini saya melihat bersama Pak Panglima. Yang dilakukan Riau sangat bagus, bahkan saya minta beberapa Polda harus mencontoh apa yang dilakukan Riau," kata Kapolri.

Menurutnya, Satgas pencegahan harus di kedepankan dalam upaya bersama memerangi Karhutla, dengan dibarengi upaya penindakan, dalam kontek langkah hukum terhadap pelakunya, baik bagi perorangan maupun koorporasi.

Polda Riau menggagas dibentuknya Posko relawan Karhutla beberapa waktu lalu. Selain itu, Riau juga memiliki aplikasi Dashboard Lancang Kuning yang difungsikan sebagai pemantau titik api, intruksi pemadaman di lokasi Karhutla hingga kegunaan lainnya.

Dengan Dashboard lancang kuning yang dibuat Polda Riau tersebut, tentunya kondisi terkini seluruh pelosok wilayah dapat dipantau secara langsung, termasuk bila ada terjadi Karhutla disuatu kawasan di Riau. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama