Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kakorbinmas Baharkam Polri Buka Pelatihan Gada Utama


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen pol Drs Risyafudin Nursin membuka pelatihan Gada Utama PT. Perisai Jaya Utama Angkatan ke  IV, pada Senin (16 Maret 2020), bertempat di Aula H. Aston Cengkareng, Jakarta Barat.

Peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak  58  orang yang siap bertugas sebagai satuan pengamanan (Satpam) .

Dalam sambutannya,  Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen pol Drs Risyafudin Nursin mengatakan, tujuan Pelatihan Gada Utama adalah untuk menghasilkan anggota Satuan Pengamanan yang memiliki sikap mental, kepribadian, kesemaptaan fisik, dan memiliki pengetahuan serta ketrampilan sebagai manager/ chief security dengan kemampuan melakukan analisa tugas dan kegiatan, kemampuan mengelola sumber daya serta kemampuan pemecahan masalah dalam lingkup tugas dan tanggungjawabnya.

Diungkapkannya, sebagai salah satu bentuk pam swakarsa,  satuan pengamanan (Satpam) diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam rangka mendukung upaya pemeliharaan Kamtibmas.

Kemampuan kompetensi di bidang kepolisian terbatas bagi setiap anggota satpam, tambahnya, harus tetap terjaga dan terpelihara baik serta pengawasan dan pembinaan secara terus menerus oleh Polri.

"Saya menghimbau para pihak berperan memberikan kontribusi bagi kemajuan security di Indonesia," pungkasnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama