TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Pangkogabwilhan I Resmikan Operasional Rumah Sakit Covid-19 Di Pulau Galang


BATAM (wartamerdeka.info) - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudo Margono, SE MM meresmikan operasional Rumah Sakit Khusus bagi pasien Covid-19 di  Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Kepri, Senin sore (6/4/2020).

Dalam sambutannya Pangkogabwilhan I menyampaikan, peresmian operasional Rumah Sakit Khusus ini, sesuai dengan Instruksi Presiden RI dari rencana alokasi waktu pembangunan yang diberikan. Rumah Sakit tersebut memiliki fasilitas 340 ruangan observasi dan 20 ruangan untuk isolasi rumah sakit khusus siap digunakan. Pengoperasiannya,  dibawah kendali Pangkogasgabpad wilayah Pulau Galang yaitu Pangdam I/ Bukit Barisan.

Rumah Sakit Khusus pasien Covid-19 di pulau Galang ini dibangun oleh pemerintah untuk warga Indonesia terutama bagi pekerja migran yang banyak jumlahnya, tetapi apabila ada pasien rujukan dari Rumah Sakit daerah di Indonesia akan tetap diterima, termasuk masyarakat yang datang langsung.

Dihadapan awak media Laksdya TNI  Yudo Margono mengatakan bahwa kesiapan sarana dan prasarana termasuk tenaga medis dari TNI-Polri, Kemenkes, Pemda dan relawan sudah siap, yang berjumlah 241 orang termasuk messing dan tim pendukung. Untuk dapur lapangan akan menggunakan tim dari Bekangdam I.

Akses menuju rumah sakit ini telah disiapkan 3 buah Helipad, dan juga pelabuhan Laut, yang dapat digunakan apabila dalam situasi emergensi. Sedangkan untuk screning dilaksanalan di pelabuhan, apabila terindikasi Covid-19 baru  di observasi atau diisolasi di Rumah Sakit darurat khusus. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama