TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Memasuki Babak Akhir Persidangan Bupati Non Aktif, Mirza, Tokoh Pemuda Lampura Angkat Bicara

Mirza tokoh pemuda asal Mulang Maya

LAMPUNG UTARA (wartamerdeka.info) -  Bupati Lampung Utara Non aktif Agung Ilmu Mangkunegara dan sejumlah penjabat di Dinas PUPR, Dinas Pasar  serta para kontraktor yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2019 lalu sebentar lagi akan memasuki babak akhir tinggal hanya menunggu Vonis pengadilan tinggi Tanjung Karang.

Mirza tokoh pemuda asal Mulang Maya yang juga Politisi Muda Partai Demokrat Lampung Utara ini, mengharapkan kepada masyarakat Lampung Utara tetap tenang serta menjaga kondusifitas daerah, sambil menunggu kabar baik dari hasil persidangan bupati non aktif lampura yang digelar di Bandar Lampung.

"Saya berharap masyarakat Kabupaten Lampung Utara tetap sabar menunggu keputusan pengadilan terkait kasus Bupati Non aktif rekan-rekan yang terkena OTT KPK" kata Mirza, Sabtu (20 juni 2020).

Usul sapaan akrab Mirza ini juga berharap agar kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi pejabat publik maupun swasta agar lebih berhati-hati dalam mengelola Uang Negara agar tidak membuat kerugian bagi negara yang akhirnya dapat melumpuhkan perekonomian di tengah masyarakat di daerah.

"Masa depan Lampung Utara adalah milik semua masyarakat Lampung Utara yang wajib diperjuangkan, agar keadilan dan kesejahteraan dapat dirasakan. Kita merasakan pasca OTT KPK yang di alami Lampung Utara berdampak pada perekonomian di Lampung Utara di tambah lagi dengan adanya pandemi Covid 19 ini. Jika pimpinan daerah dan para pejabat lainnya salah mengambil kebijakan akan berdampak kepada Ketidakadilan dan kesimpangan yang akan bermuara pada kesenjangan sosial yang sulit untuk diselesaikan," tutur Mirza.

Menurut Mirza  saat ini Lampung Utara berharap kepada Plt Bupati H.Budi Utomo untuk memulihkan perekonomian di Lampung Utara berdasarkan kepiawaian dan pengalaman beliau dalam mengelola keuangan Daerah.

"Plt Bupati harus tegas kepada para pejabat yang tidak mau turut bekerja dalam memulihkan lampura,pilih pejabat dengan disiplin ilmu bukan dengan asas kedekatan kekeluargaan apalagi  balas jasa,Lampung Utara ini klo penyakit sudah stadium 3 hanya tinggal menunggu kolapsnya saja, jika pimpinan saat ini tidak cepat dan tegas mengambil kebijakan,"tutup Mirza.(yoke)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama